Budidaya kayu jati : investasi "emas hijau" yang terus berkilau
Dalam masyarakat Jawa ada sebagian tradisi agar setiap keluarga menanam pohon jati. Hak ini terjadi di Trenggalek, Bojonegoro, Jepara. Hal ini terutama pada keluarga yang mempunyai tanah minimal 1000 meter persegi. Mereka akan menanami kebunnya dengan 10 pohon jati. Kebiasaan ini bermanfaat dari seg...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | |
Language: | Indonesian |
Published: |
Pustaka baru press
[s.a
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=16835 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-16835 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-168352014-02-26T12:18:52Z Budidaya kayu jati : investasi "emas hijau" yang terus berkilau WIJANARKO, Rendra ekonomi kayu jati sosil ekonomi perkebunan Pustaka baru press [s.a] id http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=16835 602-99885-7-3 634.972 Wid b Dalam masyarakat Jawa ada sebagian tradisi agar setiap keluarga menanam pohon jati. Hak ini terjadi di Trenggalek, Bojonegoro, Jepara. Hal ini terutama pada keluarga yang mempunyai tanah minimal 1000 meter persegi. Mereka akan menanami kebunnya dengan 10 pohon jati. Kebiasaan ini bermanfaat dari segi sisi ekonomi. Setelah 10 tahun pohon jati itu bisa dipanen secara bertahap untuk menututp biaya seperti biaya sekolah, kuliah, bahkan untuk modal pesat perkawinan dan sebagainya. Ini membuktikan bahwa pohon Jati merupakan investasi jangka panjang yang dapat menjadi tabungan. Dengan modal yang sedikit tetapi akan mendapat hasil bisa 10x lipat atau lebih. Yogyakarta vii, 151 hal. : il. ; 20 cm 634.972 http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
ekonomi kayu jati sosil ekonomi perkebunan 634.972 |
spellingShingle |
ekonomi kayu jati sosil ekonomi perkebunan 634.972 WIJANARKO, Rendra Budidaya kayu jati : investasi "emas hijau" yang terus berkilau |
description |
Dalam masyarakat Jawa ada sebagian tradisi agar setiap keluarga menanam pohon jati. Hak ini terjadi di Trenggalek, Bojonegoro, Jepara. Hal ini terutama pada keluarga yang mempunyai tanah minimal 1000 meter persegi. Mereka akan menanami kebunnya dengan 10 pohon jati. Kebiasaan ini bermanfaat dari segi sisi ekonomi. Setelah 10 tahun pohon jati itu bisa dipanen secara bertahap untuk menututp biaya seperti biaya sekolah, kuliah, bahkan untuk modal pesat perkawinan dan sebagainya. Ini membuktikan bahwa pohon Jati merupakan investasi jangka panjang yang dapat menjadi tabungan. Dengan modal yang sedikit tetapi akan mendapat hasil bisa 10x lipat atau lebih. |
format |
|
author |
WIJANARKO, Rendra |
author_facet |
WIJANARKO, Rendra |
author_sort |
WIJANARKO, Rendra |
title |
Budidaya kayu jati : investasi "emas hijau" yang terus berkilau |
title_short |
Budidaya kayu jati : investasi "emas hijau" yang terus berkilau |
title_full |
Budidaya kayu jati : investasi "emas hijau" yang terus berkilau |
title_fullStr |
Budidaya kayu jati : investasi "emas hijau" yang terus berkilau |
title_full_unstemmed |
Budidaya kayu jati : investasi "emas hijau" yang terus berkilau |
title_sort |
budidaya kayu jati : investasi "emas hijau" yang terus berkilau |
publisher |
Pustaka baru press |
publishDate |
[s.a |
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=16835 |
_version_ |
1741197344526827520 |