Perkembangan gaya lukisan Mochtar Apin dan Sumitro Hendronoto
Kesimpulan :Sebelum tahun 1940 Mochtar Apin belajar melukis pada pelukis Belanda ( V. Velthuyzen dan H. V. Lovkeren ), dari kedua pelukis Belanda ini Mochtar Apin belajar teknik melukis dengan sangat detail dan teliti sehingga menyerupai seperti obyek di lukisnya ( realis ), sedangkanSumitro Hendro...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
FSR ISI Yk
1987
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=23330 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-23330 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-233302015-04-14T08:41:58Z Perkembangan gaya lukisan Mochtar Apin dan Sumitro Hendronoto PRIYONO, Agus, Indra gaya lukisan seni lukis perkembangan FSR ISI Yk 1987 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=23330 SL/Pri/p/1987 Kesimpulan :Sebelum tahun 1940 Mochtar Apin belajar melukis pada pelukis Belanda ( V. Velthuyzen dan H. V. Lovkeren ), dari kedua pelukis Belanda ini Mochtar Apin belajar teknik melukis dengan sangat detail dan teliti sehingga menyerupai seperti obyek di lukisnya ( realis ), sedangkanSumitro Hendronoto lebih banyak menekuni lukis potret. Hal itu bermula ketika belia kagum dengan akan teknik pelukis Belanda seperti Adolf dan Locatelli. Yogyakarta xi, 199 hal. : il. ; 30 cm SL http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
gaya lukisan seni lukis perkembangan SL |
spellingShingle |
gaya lukisan seni lukis perkembangan SL PRIYONO, Agus, Indra Perkembangan gaya lukisan Mochtar Apin dan Sumitro Hendronoto |
description |
Kesimpulan :Sebelum tahun 1940 Mochtar Apin belajar melukis pada pelukis Belanda ( V. Velthuyzen dan H. V. Lovkeren ), dari kedua pelukis Belanda ini Mochtar Apin belajar teknik melukis dengan sangat detail dan teliti sehingga menyerupai seperti obyek di lukisnya ( realis ), sedangkanSumitro Hendronoto lebih banyak menekuni lukis potret. Hal itu bermula ketika belia kagum dengan akan teknik pelukis Belanda seperti Adolf dan Locatelli. |
format |
Tugas Akhir |
author |
PRIYONO, Agus, Indra |
author_facet |
PRIYONO, Agus, Indra |
author_sort |
PRIYONO, Agus, Indra |
title |
Perkembangan gaya lukisan Mochtar Apin dan Sumitro Hendronoto |
title_short |
Perkembangan gaya lukisan Mochtar Apin dan Sumitro Hendronoto |
title_full |
Perkembangan gaya lukisan Mochtar Apin dan Sumitro Hendronoto |
title_fullStr |
Perkembangan gaya lukisan Mochtar Apin dan Sumitro Hendronoto |
title_full_unstemmed |
Perkembangan gaya lukisan Mochtar Apin dan Sumitro Hendronoto |
title_sort |
perkembangan gaya lukisan mochtar apin dan sumitro hendronoto |
publisher |
FSR ISI Yk |
publishDate |
1987 |
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=23330 |
_version_ |
1741198658244706304 |