Pemanfaatan tanaman Sawo Duren sebagai bahan pewarna pada kain sutera dan mori
Tanaman sawo, khususnya sawo duren, setelah diamati & diproses menunjukkan adanya indikasi zat warna yang bisa dipakai sebagai bahan pencelupan pada kain sutera & mori.Pada bagian kulit buah menghasilkan warna yang sama, yaitu : warna krem kehijauan jika difiksasi dengan tawas; warna coklat...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
Lembaga Penelitian ISI Yk
2002
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=25423 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Tanaman sawo, khususnya sawo duren, setelah diamati & diproses menunjukkan adanya indikasi zat warna yang bisa dipakai sebagai bahan pencelupan pada kain sutera & mori.Pada bagian kulit buah menghasilkan warna yang sama, yaitu : warna krem kehijauan jika difiksasi dengan tawas; warna coklat muda jika difiksasi menggunakan kapur; & warna hijau ke arah gelap jika difiksasi menggunakan tunjung. Pada bagian kulit pohon menghasilkan : warna krem ke arah merah jika difiksasi menggunakan tawas; warna coklat muda jika difiksasi menggunakan kapur; & hijau ke arah gelap jika difiksasi menggunakan tunjung. Demikian juga pada bagian kayu pohon akan menghasilkan warna seperti yang dimiliki pada bagian kulit pohon.Kandungan zat-zat yang dimiliki oleh bagian-bagian tanaman tersebut, penulis rasa dipengaruhi oleh kondisi tanah dimana tanaman itu tumbuh. Mungkin juga dipengaruhi oleh banyak-sedikitnya zat-zat yang terkandung di dalam tanah tersebut. |
---|