Bentuk penyajian salawatan Trengganon di dusun Parakan Sendangsari Mingir Sleman
Kesenian Trengganon merupakan kesenian tradisional kerakyatan yang cukup langka & pada awalnya kesenian tersebut digunakan dalam usaha penyebarluasan agama Islam. Tema dalam salawatan Trengganon adalah mengekang / menahan diri terhadap segala hal yang buruk untuk mencapai keselarasan hidup. Dala...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
FSP ISI Yogyakarta
1995
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=25675 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Kesenian Trengganon merupakan kesenian tradisional kerakyatan yang cukup langka & pada awalnya kesenian tersebut digunakan dalam usaha penyebarluasan agama Islam. Tema dalam salawatan Trengganon adalah mengekang / menahan diri terhadap segala hal yang buruk untuk mencapai keselarasan hidup. Dalam salawatan Trengganon tidak terdapat makna gerak secara simbolis, akan tetapi gerak-gerak pencak silatlah yang mendasari gerak tarinya. Tarinya ditarikan secara kelompok berpasangan. Pola lantai yang paling dominan berupa garis lurus / garis-garis simetris, namun demikian tidak menutup kemungkinan menggunakan pola lantai yang lebih bervariatif, yaitu kombinasi antara garis lurus & garis lengkung. |
---|