Model pembelajaran Lembaga Pendidikan Seni di kawasan Indonesia bagian timur
Penelitian lapangan di Ambon, provinsi Maluku yang dilaksanakan antara tanggal 4-13 Agustus 2009 telah berahsil menghimpun berabgai data penting untuk menjawab pertanyaan penelitian mengapa dapat dikatakan tidak ada lembaga pendidikan seni yang berdiri di Maluku hingga saat ini, & model pembelaj...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
Lembaga Penelitian ISI Yk
2009
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=25757 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Penelitian lapangan di Ambon, provinsi Maluku yang dilaksanakan antara tanggal 4-13 Agustus 2009 telah berahsil menghimpun berabgai data penting untuk menjawab pertanyaan penelitian mengapa dapat dikatakan tidak ada lembaga pendidikan seni yang berdiri di Maluku hingga saat ini, & model pembelajaran apa yang ideal & dapat diterapkan sesuai kearifan lokal Maluku dengan pertimbangan bahwa: 1). Masyarakat Maluku lebih berorientasi pada apresiasi seni secara ekspresif daripaa apresiasi seni yang mereka peroleh secara perseptif; 2). Masyarakat Maluku secara tradisi menggunakan metode pembelajaran seni secara lisan, & tidka terbiasa untuk menggunkan metode baca & tulis; 3). Masyarakat Maluku sudah saatnya bangkit mengejar ketinggalan mereka dalam menghasilkan berbagai karya seni tradisi. |
---|