Besenggayung dan Begendang dalam masyarakat Dayak Jelai (sebuah kasus kontradiktif musik tradisi)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh modernisasi dalam masyarakat Dayak Jelai terhadap keberlangsungan musik tradisi Besenggayung dan Begendang. Besenggayung diadakan dalam setiap musim buah raya yang secara ekonomis tidak membawa keuntungan apa-apa. Buah-buahan yang bisa d...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: EFRAIM, Benyamin
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: FSP ISI Yogyakarta 1998
Subjects:
EG
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=25860
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
id isilib-25860
record_format oai_dc
spelling isilib-258602015-04-14T08:53:04Z Besenggayung dan Begendang dalam masyarakat Dayak Jelai (sebuah kasus kontradiktif musik tradisi) EFRAIM, Benyamin begendang etnomusikologi besenggayung FSP ISI Yogyakarta 1998 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=25860 EG/Efr/b/1998 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh modernisasi dalam masyarakat Dayak Jelai terhadap keberlangsungan musik tradisi Besenggayung dan Begendang. Besenggayung diadakan dalam setiap musim buah raya yang secara ekonomis tidak membawa keuntungan apa-apa. Buah-buahan yang bisa ditukar dengn uang lebih mempunyai nilai tambah (ekonomis) darpada dikonsumsi sendiri dalam upacara Menjangkap. Berbeda dengan Begendang, banyak upacara adat yang mengharuskan Begendang hadir, terutama dalam tradisi perladangan. Hal ini berbeda dengan musik Senggayung yang hanya berfungsi pada satu upacara adat saja, yakni Menjangkap. Yogyakarta xviii,160hal.:ill.:not.;30cm EG http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png
institution Institut Seni Indonesia Yogyakarta
collection Perpustakaan Yogyakarta
language Indonesian
topic begendang
etnomusikologi besenggayung
EG
spellingShingle begendang
etnomusikologi besenggayung
EG
EFRAIM, Benyamin
Besenggayung dan Begendang dalam masyarakat Dayak Jelai (sebuah kasus kontradiktif musik tradisi)
description Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh modernisasi dalam masyarakat Dayak Jelai terhadap keberlangsungan musik tradisi Besenggayung dan Begendang. Besenggayung diadakan dalam setiap musim buah raya yang secara ekonomis tidak membawa keuntungan apa-apa. Buah-buahan yang bisa ditukar dengn uang lebih mempunyai nilai tambah (ekonomis) darpada dikonsumsi sendiri dalam upacara Menjangkap. Berbeda dengan Begendang, banyak upacara adat yang mengharuskan Begendang hadir, terutama dalam tradisi perladangan. Hal ini berbeda dengan musik Senggayung yang hanya berfungsi pada satu upacara adat saja, yakni Menjangkap.
format Tugas Akhir
author EFRAIM, Benyamin
author_facet EFRAIM, Benyamin
author_sort EFRAIM, Benyamin
title Besenggayung dan Begendang dalam masyarakat Dayak Jelai (sebuah kasus kontradiktif musik tradisi)
title_short Besenggayung dan Begendang dalam masyarakat Dayak Jelai (sebuah kasus kontradiktif musik tradisi)
title_full Besenggayung dan Begendang dalam masyarakat Dayak Jelai (sebuah kasus kontradiktif musik tradisi)
title_fullStr Besenggayung dan Begendang dalam masyarakat Dayak Jelai (sebuah kasus kontradiktif musik tradisi)
title_full_unstemmed Besenggayung dan Begendang dalam masyarakat Dayak Jelai (sebuah kasus kontradiktif musik tradisi)
title_sort besenggayung dan begendang dalam masyarakat dayak jelai (sebuah kasus kontradiktif musik tradisi)
publisher FSP ISI Yogyakarta
publishDate 1998
url http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=25860
_version_ 1741199140322279424