Kehidupan wanita desa sebagai sumber ide penciptaan karya kriya kayu

Kesederhaan penampilan wanita desa dari kalangan masyarakat kelas bawah dalam istilah Jawa disebut Wong Cilik. Mereka menggunakan pakaian tradisional yang khas berupa baju kebaya, selendang, kemben, dan kain jarik serta kebiasaan mereka menyanggul rambut dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Bent...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: ISMAWAN
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: FSR ISI Yk 2002
Subjects:
KK
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=25996
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
id isilib-25996
record_format oai_dc
spelling isilib-259962015-04-14T08:53:04Z Kehidupan wanita desa sebagai sumber ide penciptaan karya kriya kayu ISMAWAN kriya kayu kehidupan wanita desa FSR ISI Yk 2002 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=25996 KK/Ism/k/2002 Kesederhaan penampilan wanita desa dari kalangan masyarakat kelas bawah dalam istilah Jawa disebut Wong Cilik. Mereka menggunakan pakaian tradisional yang khas berupa baju kebaya, selendang, kemben, dan kain jarik serta kebiasaan mereka menyanggul rambut dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Bentuk obyek yang ditampilkan tidak secara realis penulis, tetapi mengalami penderformasian atau perubahan bentuk sesuai imajinasi dan rasa estetis penulis. Penampilannya diwujudkan dalam bentuk panel atau hiasan dinding dengan menggunakan teknik ukir sedang. Finishing karya TA ini menggunakan pewarnaan cat sendi secara transparan dengan tujuan agar nilai artistik serat kayu tetap kelihatan. Yogyakarta xi, 73 hal. : ill. ; 30 cm KK http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png
institution Institut Seni Indonesia Yogyakarta
collection Perpustakaan Yogyakarta
language Indonesian
topic kriya kayu kehidupan wanita desa
KK
spellingShingle kriya kayu kehidupan wanita desa
KK
ISMAWAN
Kehidupan wanita desa sebagai sumber ide penciptaan karya kriya kayu
description Kesederhaan penampilan wanita desa dari kalangan masyarakat kelas bawah dalam istilah Jawa disebut Wong Cilik. Mereka menggunakan pakaian tradisional yang khas berupa baju kebaya, selendang, kemben, dan kain jarik serta kebiasaan mereka menyanggul rambut dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Bentuk obyek yang ditampilkan tidak secara realis penulis, tetapi mengalami penderformasian atau perubahan bentuk sesuai imajinasi dan rasa estetis penulis. Penampilannya diwujudkan dalam bentuk panel atau hiasan dinding dengan menggunakan teknik ukir sedang. Finishing karya TA ini menggunakan pewarnaan cat sendi secara transparan dengan tujuan agar nilai artistik serat kayu tetap kelihatan.
format Tugas Akhir
author ISMAWAN
author_facet ISMAWAN
author_sort ISMAWAN
title Kehidupan wanita desa sebagai sumber ide penciptaan karya kriya kayu
title_short Kehidupan wanita desa sebagai sumber ide penciptaan karya kriya kayu
title_full Kehidupan wanita desa sebagai sumber ide penciptaan karya kriya kayu
title_fullStr Kehidupan wanita desa sebagai sumber ide penciptaan karya kriya kayu
title_full_unstemmed Kehidupan wanita desa sebagai sumber ide penciptaan karya kriya kayu
title_sort kehidupan wanita desa sebagai sumber ide penciptaan karya kriya kayu
publisher FSR ISI Yk
publishDate 2002
url http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=25996
_version_ 1741199166628954112