Kriya boneka di Cisurian kecamatan Rajapolah kabupaten Tasikmalaya
Kriya boneka mulai berkembang di kampung Cisurian desa Rajamandala sejak tahun 1984, dirintis oleh Amar Suhana, seorang warga Cisurian. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan boneka adalah kain, dalam hal ini adalah kain bulu. Bahan baku tersebut sebelum dikerjakan pada tahap pembuatan produk, ti...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
FSR ISI Yk
1996
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=26025 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-26025 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-260252015-04-14T08:53:04Z Kriya boneka di Cisurian kecamatan Rajapolah kabupaten Tasikmalaya JUNIAR, Cece kriya tekstil kriya boneka Cisurian Tasikmalaya FSR ISI Yk 1996 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=26025 KT/Jun/k/1996 Kriya boneka mulai berkembang di kampung Cisurian desa Rajamandala sejak tahun 1984, dirintis oleh Amar Suhana, seorang warga Cisurian. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan boneka adalah kain, dalam hal ini adalah kain bulu. Bahan baku tersebut sebelum dikerjakan pada tahap pembuatan produk, tidak memerlukan pengolahan bahan secara khusus. Kain bulu dapat langsung dikerjakan pada tahap pembuatan boneka. Pada umumnya para kriyawan tidak mempunyai pengetahuan khusus tentang desain, terutama menyangkut model/bentuk produk, sehingga pembuatan produk yang berdasarkan desain sendiri sangat terbatas. Pembuatan produk berdasarkan pada desain yang berasal dari pemesanan, selain itu juga dengan cara meniru produk boneka di pasaran. Yogyakarta xi, 184 hal. : ill. ; 30 cm KT http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
kriya tekstil kriya boneka Cisurian Tasikmalaya KT |
spellingShingle |
kriya tekstil kriya boneka Cisurian Tasikmalaya KT JUNIAR, Cece Kriya boneka di Cisurian kecamatan Rajapolah kabupaten Tasikmalaya |
description |
Kriya boneka mulai berkembang di kampung Cisurian desa Rajamandala sejak tahun 1984, dirintis oleh Amar Suhana, seorang warga Cisurian. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan boneka adalah kain, dalam hal ini adalah kain bulu. Bahan baku tersebut sebelum dikerjakan pada tahap pembuatan produk, tidak memerlukan pengolahan bahan secara khusus. Kain bulu dapat langsung dikerjakan pada tahap pembuatan boneka. Pada umumnya para kriyawan tidak mempunyai pengetahuan khusus tentang desain, terutama menyangkut model/bentuk produk, sehingga pembuatan produk yang berdasarkan desain sendiri sangat terbatas. Pembuatan produk berdasarkan pada desain yang berasal dari pemesanan, selain itu juga dengan cara meniru produk boneka di pasaran. |
format |
Tugas Akhir |
author |
JUNIAR, Cece |
author_facet |
JUNIAR, Cece |
author_sort |
JUNIAR, Cece |
title |
Kriya boneka di Cisurian kecamatan Rajapolah kabupaten Tasikmalaya |
title_short |
Kriya boneka di Cisurian kecamatan Rajapolah kabupaten Tasikmalaya |
title_full |
Kriya boneka di Cisurian kecamatan Rajapolah kabupaten Tasikmalaya |
title_fullStr |
Kriya boneka di Cisurian kecamatan Rajapolah kabupaten Tasikmalaya |
title_full_unstemmed |
Kriya boneka di Cisurian kecamatan Rajapolah kabupaten Tasikmalaya |
title_sort |
kriya boneka di cisurian kecamatan rajapolah kabupaten tasikmalaya |
publisher |
FSR ISI Yk |
publishDate |
1996 |
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=26025 |
_version_ |
1741199172113006592 |