Penggunaan Nada Kromatik Dalam Teknik Legato Gaya Brett Garsed

Gitar elektrik merupakan instrumen yang sangat terbuka akan eksplorasi teknikal, dalam kurun waktu satu dasawarsa eksplorasi tersebut telah mencapai perkembangan yang sangat rumit, pada dekae 80 an setelah dimulai munculnya Eddie Van Halen yang memperkenalkan teknik topeng pada akhir tahun 1970, sej...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: GUSTRIANTO, M. Reza
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: FSP ISI Yogyakarta 2010
Subjects:
MS
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=26085
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Gitar elektrik merupakan instrumen yang sangat terbuka akan eksplorasi teknikal, dalam kurun waktu satu dasawarsa eksplorasi tersebut telah mencapai perkembangan yang sangat rumit, pada dekae 80 an setelah dimulai munculnya Eddie Van Halen yang memperkenalkan teknik topeng pada akhir tahun 1970, sejak saat itu beragam inovasi teknik baru terus bermunculan hingga tumbuhnya periode alternative rock pada dekade 90 an yang merubah pradigma permainan gitar ke tingkat yang lebih sederhana hingga masa sekarang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis, dari hasil penelitian pada kenyataan dalam teknik legato secara umum ada perbedaan kualitas suara antara hammer on dan pull off, dikarenakan oleh cara produksi suara antara hammer on dan pull off yang berbeda juga, dalam improvisasinya, Breet Garsed banyak menggunakan nada kromatik seperti tone dan neih bouring tone.