Perancangan Buku Tentang Sejarah Dan Folklor Candi Prambanan Dan Borobudur
Sejarah kebudayaan di Indonesia diawali masuknya pengaruh India melalui agama dan kebudayaan Hindu dan Buddha baik kebudayaan yang sifatnya normative yaitu norma-norma yang ada di masyarakat maupun peninggalan budaya dalam arti fisik. Salah satu hasil tersebut kebudayan tersebut khususnya berupa mat...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
FSR ISI Yk.
2013
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=26278 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-26278 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-262782015-04-14T08:53:04Z Perancangan Buku Tentang Sejarah Dan Folklor Candi Prambanan Dan Borobudur VALIAN, Adam Candi Sejarah Folklor FSR ISI Yk. 2013 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=26278 DK/Val/p/2013 Sejarah kebudayaan di Indonesia diawali masuknya pengaruh India melalui agama dan kebudayaan Hindu dan Buddha baik kebudayaan yang sifatnya normative yaitu norma-norma yang ada di masyarakat maupun peninggalan budaya dalam arti fisik. Salah satu hasil tersebut kebudayan tersebut khususnya berupa materi bangunan candi. Di Indonesia khususnya Jawa Tengah dan DIY terdapat dua candi besar yang mewakili agama Hindu dan Budha. Candi tersebut adalah Candi Prambanan peninggalan kebudayaan agama Hindu dan Candi Borobudur sebagai peninggalan kebudayaan agama Buddha. Kedua candi tersebut oleh UNESCO dimasukan dalam daftar WHL ( World Heritage List) sebagai warisan budaya dunia (World Culture Heritage). Karya tugas akhir ini merupakan informasi tentang bahasan warisan budaya dunia tersebut berupa pengetahuan-pengetahuan mengenai peninggalan budaya nusantara, terutama sejarah candi, folklor dan bagian-bagian Candi Prambanan dan Borobudur untuk meningkatkan apresiasi terhadap keluhuran warisan budaya bangsa. Folklor terdiri dari legenda, musik, sejarah lisan, peribahasa, lelucon, kepercayaan popular, dongeng dan kebiasaan yang merupakan tradisi budaya, subkultur, atau kelompok. Itu juga merupakan serangkaian praktek di mana genrenya ekspresif bersama. Studi tentang cerita rakyat kadang-kadang disebut fokloristics. Cerita rakyat dapat dibagi menjadi empat bidang studi: artefak (seperi boneka voodoo), Suatu Entitas dideskripsikan dan menular (tradisi lisan), budaya, dan perilaku/behavior (ritual). Dalam konsep Etimologi, kata candi berasal dari kata Candika Grha, artinya rumah Dewi Candika ( Dewi kematian). Pada Zaman dahulu Dewi Candika di puja oleh orang-orang beragama Hindu. Manusia memuja Dewi Candika karena takut akan kematian. Mereka berharap akan mendapatkan pertolongan ketika mereka meninggal. Candi dapat di bagi menjadi dua jenis yaitu sebagai monument (Candi Hindu/Candi Prambanan) dan sebagai tempat pemujaan (Candi Buddha/Candi Borobudur). Candi sebagai monument atau tanda merupakan peringatan bagi seorang raja yang telah wafat. Pada saat pembakaran jasad Sang Raja, sebagai abunya di ambil oleh pendeta kemudian dimasukan kedalam peripih. Peripih merupakan batu perabuhan berbentuk bujur sangkar di bagi Sembilan kotak. Berdasarkan pengetahuan tersebut, maka untuk membangun nilai apresiasi kepada semua penyaksi peninggalan budaya nusantara khususnya candi Hindu dan Buddha, diperlukan media visual yang komperhensip tentang sejarah dan folklor yang melingkupinya. Sesuai konsep tersebut, akan disusun sebuah perancangan melalui kertas kerja tugas akhir dengan judul: Perancangan Buku Tentang Sejarah dan Folklor Candi Prambanan dan Borobudur. Yogyakarta xv, 174 hlm.: il.; 30 cm. DK http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
Candi Sejarah Folklor DK |
spellingShingle |
Candi Sejarah Folklor DK VALIAN, Adam Perancangan Buku Tentang Sejarah Dan Folklor Candi Prambanan Dan Borobudur |
description |
Sejarah kebudayaan di Indonesia diawali masuknya pengaruh India melalui agama dan kebudayaan Hindu dan Buddha baik kebudayaan yang sifatnya normative yaitu norma-norma yang ada di masyarakat maupun peninggalan budaya dalam arti fisik. Salah satu hasil tersebut kebudayan tersebut khususnya berupa materi bangunan candi. Di Indonesia khususnya Jawa Tengah dan DIY terdapat dua candi besar yang mewakili agama Hindu dan Budha. Candi tersebut adalah Candi Prambanan peninggalan kebudayaan agama Hindu dan Candi Borobudur sebagai peninggalan kebudayaan agama Buddha. Kedua candi tersebut oleh UNESCO dimasukan dalam daftar WHL ( World Heritage List) sebagai warisan budaya dunia (World Culture Heritage). Karya tugas akhir ini merupakan informasi tentang bahasan warisan budaya dunia tersebut berupa pengetahuan-pengetahuan mengenai peninggalan budaya nusantara, terutama sejarah candi, folklor dan bagian-bagian Candi Prambanan dan Borobudur untuk meningkatkan apresiasi terhadap keluhuran warisan budaya bangsa. Folklor terdiri dari legenda, musik, sejarah lisan, peribahasa, lelucon, kepercayaan popular, dongeng dan kebiasaan yang merupakan tradisi budaya, subkultur, atau kelompok. Itu juga merupakan serangkaian praktek di mana genrenya ekspresif bersama. Studi tentang cerita rakyat kadang-kadang disebut fokloristics. Cerita rakyat dapat dibagi menjadi empat bidang studi: artefak (seperi boneka voodoo), Suatu Entitas dideskripsikan dan menular (tradisi lisan), budaya, dan perilaku/behavior (ritual). Dalam konsep Etimologi, kata candi berasal dari kata Candika Grha, artinya rumah Dewi Candika ( Dewi kematian). Pada Zaman dahulu Dewi Candika di puja oleh orang-orang beragama Hindu. Manusia memuja Dewi Candika karena takut akan kematian. Mereka berharap akan mendapatkan pertolongan ketika mereka meninggal. Candi dapat di bagi menjadi dua jenis yaitu sebagai monument (Candi Hindu/Candi Prambanan) dan sebagai tempat pemujaan (Candi Buddha/Candi Borobudur). Candi sebagai monument atau tanda merupakan peringatan bagi seorang raja yang telah wafat. Pada saat pembakaran jasad Sang Raja, sebagai abunya di ambil oleh pendeta kemudian dimasukan kedalam peripih. Peripih merupakan batu perabuhan berbentuk bujur sangkar di bagi Sembilan kotak. Berdasarkan pengetahuan tersebut, maka untuk membangun nilai apresiasi kepada semua penyaksi peninggalan budaya nusantara khususnya candi Hindu dan Buddha, diperlukan media visual yang komperhensip tentang sejarah dan folklor yang melingkupinya. Sesuai konsep tersebut, akan disusun sebuah perancangan melalui kertas kerja tugas akhir dengan judul: Perancangan Buku Tentang Sejarah dan Folklor Candi Prambanan dan Borobudur. |
format |
Tugas Akhir |
author |
VALIAN, Adam |
author_facet |
VALIAN, Adam |
author_sort |
VALIAN, Adam |
title |
Perancangan Buku Tentang Sejarah Dan Folklor Candi Prambanan Dan Borobudur |
title_short |
Perancangan Buku Tentang Sejarah Dan Folklor Candi Prambanan Dan Borobudur |
title_full |
Perancangan Buku Tentang Sejarah Dan Folklor Candi Prambanan Dan Borobudur |
title_fullStr |
Perancangan Buku Tentang Sejarah Dan Folklor Candi Prambanan Dan Borobudur |
title_full_unstemmed |
Perancangan Buku Tentang Sejarah Dan Folklor Candi Prambanan Dan Borobudur |
title_sort |
perancangan buku tentang sejarah dan folklor candi prambanan dan borobudur |
publisher |
FSR ISI Yk. |
publishDate |
2013 |
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=26278 |
_version_ |
1741199220270956544 |