Pencitraan Perempuan dalam Sampul Teka-teki Silang di Yogyakarta
Selama mengamati sampul teka-teki silang pada sampel penelitian ini, sampul tersebut tidak memenuhi tiga kriteria fungsi sampul pada umumnya, dengan tidak terpenuhinya fungsi identitas pada sampul teka-teki silang tersebut. Fungsi identitas ini merupakan fungsi sampul untuk memberikan identitas pada...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
FSR ISI Yk.
2013
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=26348 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Selama mengamati sampul teka-teki silang pada sampel penelitian ini, sampul tersebut tidak memenuhi tiga kriteria fungsi sampul pada umumnya, dengan tidak terpenuhinya fungsi identitas pada sampul teka-teki silang tersebut. Fungsi identitas ini merupakan fungsi sampul untuk memberikan identitas pada buku itu sendiri sehingga pembaca dapat mengenali buku tersebut, yang diwakili oleh pencantuman nama dan logo penerbit, serta nama penulis. Visualisasi sampul tersebut selalu menampilkan figur foto model perempuan di setiap edisinya. Penggunaan figur foto model perempuan itu sendiri dinilai norak karena adanya pengetahuan, pemahaman, serta konstruksi sosial yang melatarbelakangi muncul penilaian tersebut. Citra perempuan cantik, bertubuh langsing, dan menarik dijadikan sebagai patokan untuk menjadi seorang model profesional. Model perempuan tersebut kemudian dimanfaatkan oleh produsen media (teka-teki silang) untuk dijadikan sebagai |
---|