Fungsi Tari Rego dalam Upacara Vunja pada To Kaili Sulawesi Tengah

Tari raego atau Rego milik To (orang) Kaili di Sulawesi Tengah hingga kini masih sering dipentaskan oleh suku Kaili yang tinggal di Kabupaten Sigi. Rego yang sering dipentaskan adalah rego untuk panen. Mereka menyebutnya Rego Vunja atau rego Mpae. Penelitian ini memfokuskan pada kajian tentang fungs...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: RAHMAWATI, Kristina
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published:
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=27177
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Tari raego atau Rego milik To (orang) Kaili di Sulawesi Tengah hingga kini masih sering dipentaskan oleh suku Kaili yang tinggal di Kabupaten Sigi. Rego yang sering dipentaskan adalah rego untuk panen. Mereka menyebutnya Rego Vunja atau rego Mpae. Penelitian ini memfokuskan pada kajian tentang fungsi tari rego dalam upacara vunja. mMetode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan teori kebudayaan dari raymond Williams. Kesimpulan yang didapat adalah: dari sisi kelembagaan, rego sebagai tari diatur pelaksanaannya dalam kelembagaan adat orang kaili yang memiliki larangan tertentu yang jika dilanngar akan diberi sangsi dan dalam hal ini adat menjadi penjaga sekaligus penuntun agar kebudayaan seperti rego vunja dapat dipraktekkan dengan benar dan lestari . sedangkan dari sisi isi, rego vunja menghasilkan simbol-simbol estetis, ritual, magis, spiritual masyarakatnya, hiburan dan semakin kuatnya lembaga adat Kaili. Kesenian tari memliki tiga fungsi yang saling terikat, yaitu fungsi estetis, ritual dan hiburan pribadi. sementara dari sisi efek, efek terbesarnya pada masyarakat Kaili adalah semakin kuatnya solidaritas dan kolektivitas kehidupan orang Kaili dalam melestarikan kebudayaan mereka.