Gending Tiying Abing
Penciptaan karya tari ini terilhami dari salah satu konsep utama dalam ajaran agama Hindu yaitu konsep tentang sekala dan niskala yang mengajarkan tentang keseimbangan antara kehidupan di alam nyata (sekala) dan tidak nyata (niskala) ataupun kehidupan lahir dan bathin. landasan penciptaan yang digun...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=27265 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-27265 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-272652015-04-14T09:00:14Z Gending Tiying Abing PUTRA, A.A.G. Agung Rahma Sekala gending Tiying Abing id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=27265 TES/ST/Put/g/2012 Penciptaan karya tari ini terilhami dari salah satu konsep utama dalam ajaran agama Hindu yaitu konsep tentang sekala dan niskala yang mengajarkan tentang keseimbangan antara kehidupan di alam nyata (sekala) dan tidak nyata (niskala) ataupun kehidupan lahir dan bathin. landasan penciptaan yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan site specific dance dan estetika Hindu. Dalam karya tari ini dapat dipahami bahwa pendekatan site specific dance telah menghasilkan teks (bentuk visual tari, yaitu karya khusus di ruang atau lokasi yang juga khusus) sedangkan pendekatan estetika Hindu menciptakan konteksnya (muatan nilai, spirit dan filosofis).Hasil akhir yang diperoleh adalah bahwa konsep sekala dan niskala dalam kehidupan masyarakat Bali tidak hanya berdimensi spiritual saja namun juga memiliki dimensi kemanusiaan yang tinggi. xiv, 174 hal.: ilus.; CD TES http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
Sekala gending Tiying Abing TES |
spellingShingle |
Sekala gending Tiying Abing TES PUTRA, A.A.G. Agung Rahma Gending Tiying Abing |
description |
Penciptaan karya tari ini terilhami dari salah satu konsep utama dalam ajaran agama Hindu yaitu konsep tentang sekala dan niskala yang mengajarkan tentang keseimbangan antara kehidupan di alam nyata (sekala) dan tidak nyata (niskala) ataupun kehidupan lahir dan bathin. landasan penciptaan yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan site specific dance dan estetika Hindu. Dalam karya tari ini dapat dipahami bahwa pendekatan site specific dance telah menghasilkan teks (bentuk visual tari, yaitu karya khusus di ruang atau lokasi yang juga khusus) sedangkan pendekatan estetika Hindu menciptakan konteksnya (muatan nilai, spirit dan filosofis).Hasil akhir yang diperoleh adalah bahwa konsep sekala dan niskala dalam kehidupan masyarakat Bali tidak hanya berdimensi spiritual saja namun juga memiliki dimensi kemanusiaan yang tinggi. |
format |
Tugas Akhir |
author |
PUTRA, A.A.G. Agung Rahma |
author_facet |
PUTRA, A.A.G. Agung Rahma |
author_sort |
PUTRA, A.A.G. Agung Rahma |
title |
Gending Tiying Abing |
title_short |
Gending Tiying Abing |
title_full |
Gending Tiying Abing |
title_fullStr |
Gending Tiying Abing |
title_full_unstemmed |
Gending Tiying Abing |
title_sort |
gending tiying abing |
publishDate |
|
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=27265 |
_version_ |
1741199410544508928 |