Penerapan Prinsip Time Expand dalam Editing Film Televisi "Setan Siang Bolong"
jarang yang membangun kekuatan film mengunakan unsur editing timeexpand, kebanyakan film televisi lebih menitikberatkan pada penyutradaraan atausound untuk meningkatkan dramatisasi film, unsur editing tidak menjadi begitupenting, sedangkan sebenarnya unsur editing bisa sangat memberikan nilai lebihj...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
FSMR ISI Yogyakarta
2014
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=29236 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-29236 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-292362016-02-03T10:16:05Z Penerapan Prinsip Time Expand dalam Editing Film Televisi "Setan Siang Bolong" JUNJUNG, Eden horor komedi Editing film televisi Time expand FSMR ISI Yogyakarta 2014 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=29236 TV/Jun/p/2014 jarang yang membangun kekuatan film mengunakan unsur editing timeexpand, kebanyakan film televisi lebih menitikberatkan pada penyutradaraan atausound untuk meningkatkan dramatisasi film, unsur editing tidak menjadi begitupenting, sedangkan sebenarnya unsur editing bisa sangat memberikan nilai lebihjika diolah dengan tepat dan benar hal inilah yang melatar belakangi pengunaanteknik editing time expand pada film televisi “Setan Siang Bolong”.Editing memiliki beberapa dimensi di dalamnya, dimensi editing adalahadanya keterhubungan dimana bila sebuah shot disambung dengan shot lain, makapastilah kedua shot tersebut memiliki keterkaitan, baik secara dimensi grafis(gambar), ritmis (ritme), spasial (ruang), dan temporal (waktu). Kekuatan editingyang dibangun untuk meningkatkan dramatisasi dalam film ini menekankan padadimensi temporal (waktu), dalam film dihadapkan pada dua pilihan waktu yaitureal time (waktu yang sebenarnya) dan story time (waktu dalam cerita) Pada filmtelevisi “Setan Siang Bolong” akan Time expand (Ekspansi) yaitu penambahanwaktu sehingga memberikan dramatisasi dalam film tersebut.Untuk menjadi seorang editor bukan hanya cukup menguasai teknissoftware editing namun harus bisa menyusun sebuah cerita, memilih dari semuashot menjadi satu bagian film yang utuh. Tentu saja disini rasa dari seorangeditor menjadi lebih penting dari pada sekedar menguasai software editing.Sebelum mengedit sebuah film, banyak juga hal yang harus dipersiapkan. Bukanhanya ide, namun juga seorang editor harus benar-benar melakukan riset agarmemperoleh gambaran tentang setting dan adegan yang akan dibangun dalamcerita. Riset juga dibutuhkan pada perilaku orang-orang sekitar yang padaakhirnya akan berguna untuk menciptakan karakter dalam cerita yang akandibuat dalam proses editing kususnya time expand. Yogyakarta; FSMR ISI Yogyakart xvii, 143 hlm.: ilus.; 30 cm TV/ http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
horor komedi Editing film televisi Time expand TV/ |
spellingShingle |
horor komedi Editing film televisi Time expand TV/ JUNJUNG, Eden Penerapan Prinsip Time Expand dalam Editing Film Televisi "Setan Siang Bolong" |
description |
jarang yang membangun kekuatan film mengunakan unsur editing timeexpand, kebanyakan film televisi lebih menitikberatkan pada penyutradaraan atausound untuk meningkatkan dramatisasi film, unsur editing tidak menjadi begitupenting, sedangkan sebenarnya unsur editing bisa sangat memberikan nilai lebihjika diolah dengan tepat dan benar hal inilah yang melatar belakangi pengunaanteknik editing time expand pada film televisi “Setan Siang Bolong”.Editing memiliki beberapa dimensi di dalamnya, dimensi editing adalahadanya keterhubungan dimana bila sebuah shot disambung dengan shot lain, makapastilah kedua shot tersebut memiliki keterkaitan, baik secara dimensi grafis(gambar), ritmis (ritme), spasial (ruang), dan temporal (waktu). Kekuatan editingyang dibangun untuk meningkatkan dramatisasi dalam film ini menekankan padadimensi temporal (waktu), dalam film dihadapkan pada dua pilihan waktu yaitureal time (waktu yang sebenarnya) dan story time (waktu dalam cerita) Pada filmtelevisi “Setan Siang Bolong” akan Time expand (Ekspansi) yaitu penambahanwaktu sehingga memberikan dramatisasi dalam film tersebut.Untuk menjadi seorang editor bukan hanya cukup menguasai teknissoftware editing namun harus bisa menyusun sebuah cerita, memilih dari semuashot menjadi satu bagian film yang utuh. Tentu saja disini rasa dari seorangeditor menjadi lebih penting dari pada sekedar menguasai software editing.Sebelum mengedit sebuah film, banyak juga hal yang harus dipersiapkan. Bukanhanya ide, namun juga seorang editor harus benar-benar melakukan riset agarmemperoleh gambaran tentang setting dan adegan yang akan dibangun dalamcerita. Riset juga dibutuhkan pada perilaku orang-orang sekitar yang padaakhirnya akan berguna untuk menciptakan karakter dalam cerita yang akandibuat dalam proses editing kususnya time expand. |
format |
Tugas Akhir |
author |
JUNJUNG, Eden |
author_facet |
JUNJUNG, Eden |
author_sort |
JUNJUNG, Eden |
title |
Penerapan Prinsip Time Expand dalam Editing Film Televisi "Setan Siang Bolong" |
title_short |
Penerapan Prinsip Time Expand dalam Editing Film Televisi "Setan Siang Bolong" |
title_full |
Penerapan Prinsip Time Expand dalam Editing Film Televisi "Setan Siang Bolong" |
title_fullStr |
Penerapan Prinsip Time Expand dalam Editing Film Televisi "Setan Siang Bolong" |
title_full_unstemmed |
Penerapan Prinsip Time Expand dalam Editing Film Televisi "Setan Siang Bolong" |
title_sort |
penerapan prinsip time expand dalam editing film televisi "setan siang bolong" |
publisher |
FSMR ISI Yogyakarta |
publishDate |
2014 |
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=29236 |
_version_ |
1741199610725007360 |