Representasi Politik Ekonomi Dalam Era Ekonomi Kreatif (Studi Kasus: Kreativitas Parodi Musikal Acapella Mataraman)

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan tentang representasi kreativitas dalam ekonomi kreatif. Selama berjalan satu dekade, dicitrakan mampu mengatasi masalah motivasi ekonomi sehingga ‘kreativitas tanpa batas’ bisa tercipta untuk memproduksi karya seni. Namun, berbagai fenomena terj...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Firmansah
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: Program Pascasarjana ISI Yk 2015
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=29564
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan tentang representasi kreativitas dalam ekonomi kreatif. Selama berjalan satu dekade, dicitrakan mampu mengatasi masalah motivasi ekonomi sehingga ‘kreativitas tanpa batas’ bisa tercipta untuk memproduksi karya seni. Namun, berbagai fenomena terjadi di luar dari pencitraan yang kerap kali dilakukan pemerintah. Misalnya pada subsektor seni pertunjukan di Yogyakarta, berbagai permasalahan muncul dalam penerapannya. Untuk mengkaji hal tersebut, penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus pada kelompok parodi musikal Acapella Mataraman dan didukung dengan konsep Raunig, Towse, Attali dan Kayam. Temuan penelitian adalah tidak ada realisasi dari ‘kreativitas tanpa batas’ dalam ekonomi kreatif. Pardiman yang mengisi berbagai acara program budaya untuk pengembangan ekonomi kreatif tidak merasakan dampak positif terhadap kreativitasnya. Bahkan terdapat kesan eksploitasi karena tidak mengetahui bahwa aktivitas berkreasi yang dilakukan dilibatkan dalam program tersebut. Karakteristik genre parodi musikalnya dijadikan produk hiburan semata sama halnya musik populer dalam industri hiburan.