Perancangan Publikasi Festival Memedi Sawah Museum Tani Jawa Indonesia

Festival Memedi Sawah adalah event yang diselenggarakan oleh Musum Tani Jawa Indonesia, dimana dalam event tersebut memamerkan Memedi Sawah atau orang-orangan sawah dari para petani dan para pelaku seni yang menjadi peserta dalam event tersebut. Festival Memedi Sawah merupakan salah satu dari sekian...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Ari Ahmad Zulfahmi
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: Fakultas Seni Rupa ISI 2015
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=29929
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Festival Memedi Sawah adalah event yang diselenggarakan oleh Musum Tani Jawa Indonesia, dimana dalam event tersebut memamerkan Memedi Sawah atau orang-orangan sawah dari para petani dan para pelaku seni yang menjadi peserta dalam event tersebut. Festival Memedi Sawah merupakan salah satu dari sekian banyak event-event bertajuk budaya yang ada di Yogyakarta. Namun festival ini memiliki kekuatan tersendiri dengan keunikan yang dimilikinya sekaligus menjadi pembeda dari eventyang lain, yakni Dalam Festival Memedi Sawah menuntut atau menonjolkan unsur kreatifitasnya, dengan pembuatan Memedi Sawah tersebut. Pada event kali ini mengangkat tema “Ora Ubed.Ora Ngliwet” yang secara garis besar berarti “jika ingin berhasil, harus kreatif atau kerja keras”.Dari tema tersebut, mempertegas kekuatan yang dimiliki oleh event tersebut, yakni unsur “ubed” atau Kreatif. Maka bagaimana cara mempublikasikan Festival tersebut kepada khalayak sasaran? Strategi seperti apakah yang hendak dibangun agar media yang digunakan akan mampu menyampaikan pesan dengan efektif dan efisien? Perancanga publikasi Festival ini menggunakan strategi branding dengan menonjolkan warna dan gaya desain yang modern. Sebab dalam perancangan ini image yang hendak dibangun adalah kreatif yang kekinian, meskipun bertajuk budaya, namun budaya menanam atau agraris bukanlah nostalgia masa lalu, tetapi tetap bertahan di jaman sekarang hingga yang akan datang. Itulah mengapa dalam perancangan ini menggunakan gaya yang cenderung modern. Target sasaran utama dalam perancangan ini adalah kalangan muda, para pelaku seni, dan para penikmat seni, untuk menjadi peserta dalam festival tersebut. Media yang digunakan dalam perancangan ini dibagi menjadi dua, yakni media utama dan pendukung.Media utama dari perancangan ini yakni Poster, Performing art, dan Instalasi.Sementara media pendukungnya adalah Baliho, Mural, Sign system, X banner, iklan Koran, internet, dan merchandise