“Kidung Donga” Komposisi Musik Untuk Mix Ansambel Menggunakan Idiom Musik Metal

Gagasan itu muncul ketika melihat gejala dalam masyarakat yang beranggapan bahwa musik metal lekat hubungannya dengan isu satanisme. Terutama oleh agama, metal disebut sebagai musik setan, salah satunya karena lirik musik metal mengandung unsur pemujaan kepada setan, kekerasan, pelecehan terhadap ag...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: DEWA, Seta
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: FSP ISI Yogyakarta 2014
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=30180
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
id isilib-30180
record_format oai_dc
spelling isilib-301802016-09-01T15:08:53Z “Kidung Donga” Komposisi Musik Untuk Mix Ansambel Menggunakan Idiom Musik Metal DEWA, Seta mix ansambel komposisi musik Kidung donga musik metal Idiom FSP ISI Yogyakarta 2014 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=30180 MS/Dew/k/2014 Gagasan itu muncul ketika melihat gejala dalam masyarakat yang beranggapan bahwa musik metal lekat hubungannya dengan isu satanisme. Terutama oleh agama, metal disebut sebagai musik setan, salah satunya karena lirik musik metal mengandung unsur pemujaan kepada setan, kekerasan, pelecehan terhadap agama, dan anti ketuhanan. Padahal tidak semua musik metal mengandung unsur satanisme. Ada yang liriknya berisikan semangat, perlawanan, perdamaian, dan bahkan pujian kepada Tuhan. Secara musikal, idiom musik metal sangat menarik untuk dikembangkan. Hal itu yang kemudian melandasi penciptaan karya ”Kidung Donga”, sebuah karya musik yang menggunakan idiom-idiom musik metal dengan lirik dari doa-doa berbagai agama dan dikemas dalam format mix ansambel. Musik metal memiliki berbagai karakter dan gaya yang unik dan menarik untuk dikembangkan. Penggunaan efek distorsi menjadi warna yang khas dalam musik metal, beberapa menggunakan orkestra, teknik vokal yang tidak lazim seperti pada musik-musik populer yang lain. Idiom-idiom metal yang digunakan seperti timbre, melodi, harmoni, teknik instrumentasi diolah dengan menggunakan teori-teori harmoni tonal dan atonal, penerapan teknik-teknik baru untuk menghasilkan warna suara yang berbeda, dan teori-teori orkestrasi. Dalam proses penciptaan terdapat beberapa tahap yaitu, pemilihan lirik doa, pemilihan idiom-idiom musik metal, pemilihan instrumen. Lirik yang digunakan mengambil dari doa-doa beberapa agama antara lain, Kidung rumeksa ing wengi, Al-Fatihah, mazmur Daud ayat 23, Buddhābhivādanā, Gayatri Mantram. Pemilihan idiom metal sangat berkaitan dengan pemilihan instrumen. Idiom metal digunakan berdasarkan teknik yang bisa diterapkan pada instrumen Yogyakarta xiii, 149 hlm.: ilus.; lamp.; 30 cm S1/MS http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png
institution Institut Seni Indonesia Yogyakarta
collection Perpustakaan Yogyakarta
language Indonesian
topic mix ansambel
komposisi musik
Kidung donga
musik metal
Idiom
S1/MS
spellingShingle mix ansambel
komposisi musik
Kidung donga
musik metal
Idiom
S1/MS
DEWA, Seta
“Kidung Donga” Komposisi Musik Untuk Mix Ansambel Menggunakan Idiom Musik Metal
description Gagasan itu muncul ketika melihat gejala dalam masyarakat yang beranggapan bahwa musik metal lekat hubungannya dengan isu satanisme. Terutama oleh agama, metal disebut sebagai musik setan, salah satunya karena lirik musik metal mengandung unsur pemujaan kepada setan, kekerasan, pelecehan terhadap agama, dan anti ketuhanan. Padahal tidak semua musik metal mengandung unsur satanisme. Ada yang liriknya berisikan semangat, perlawanan, perdamaian, dan bahkan pujian kepada Tuhan. Secara musikal, idiom musik metal sangat menarik untuk dikembangkan. Hal itu yang kemudian melandasi penciptaan karya ”Kidung Donga”, sebuah karya musik yang menggunakan idiom-idiom musik metal dengan lirik dari doa-doa berbagai agama dan dikemas dalam format mix ansambel. Musik metal memiliki berbagai karakter dan gaya yang unik dan menarik untuk dikembangkan. Penggunaan efek distorsi menjadi warna yang khas dalam musik metal, beberapa menggunakan orkestra, teknik vokal yang tidak lazim seperti pada musik-musik populer yang lain. Idiom-idiom metal yang digunakan seperti timbre, melodi, harmoni, teknik instrumentasi diolah dengan menggunakan teori-teori harmoni tonal dan atonal, penerapan teknik-teknik baru untuk menghasilkan warna suara yang berbeda, dan teori-teori orkestrasi. Dalam proses penciptaan terdapat beberapa tahap yaitu, pemilihan lirik doa, pemilihan idiom-idiom musik metal, pemilihan instrumen. Lirik yang digunakan mengambil dari doa-doa beberapa agama antara lain, Kidung rumeksa ing wengi, Al-Fatihah, mazmur Daud ayat 23, Buddhābhivādanā, Gayatri Mantram. Pemilihan idiom metal sangat berkaitan dengan pemilihan instrumen. Idiom metal digunakan berdasarkan teknik yang bisa diterapkan pada instrumen
format Tugas Akhir
author DEWA, Seta
author_facet DEWA, Seta
author_sort DEWA, Seta
title “Kidung Donga” Komposisi Musik Untuk Mix Ansambel Menggunakan Idiom Musik Metal
title_short “Kidung Donga” Komposisi Musik Untuk Mix Ansambel Menggunakan Idiom Musik Metal
title_full “Kidung Donga” Komposisi Musik Untuk Mix Ansambel Menggunakan Idiom Musik Metal
title_fullStr “Kidung Donga” Komposisi Musik Untuk Mix Ansambel Menggunakan Idiom Musik Metal
title_full_unstemmed “Kidung Donga” Komposisi Musik Untuk Mix Ansambel Menggunakan Idiom Musik Metal
title_sort “kidung donga” komposisi musik untuk mix ansambel menggunakan idiom musik metal
publisher FSP ISI Yogyakarta
publishDate 2014
url http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=30180
_version_ 1741199788115755008