Fungsi Brass Band Dalam Liturgi Gereja Bala Keselamatan Di Yogyakarta

Penelitian ini berjudul “Fungsi Brass Band Dalam Liturgi Gereja Bala Keselamatan di Yogyakarta” merupakan sebuah penelitian perbandingan terhadapmusik pengiring liturgi dengan menggunakan instrumen piano dan musikpengiring liturgi dengan menggunakan instrumen brass band. Dimana awalnya musik pengiri...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: MARBUN, Lasnointer
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: FSP ISI Yogyakarta 2016
Subjects:
MS
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=33318
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Penelitian ini berjudul “Fungsi Brass Band Dalam Liturgi Gereja Bala Keselamatan di Yogyakarta” merupakan sebuah penelitian perbandingan terhadapmusik pengiring liturgi dengan menggunakan instrumen piano dan musikpengiring liturgi dengan menggunakan instrumen brass band. Dimana awalnya musik pengiring menggunakan instrumen piano kemudian diorkestrasikankedalam bentuk instrumen brass band, sehingga mendapatkan perbedaan yangsignifikan dari warna suara dan suasana di gereja tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi brass band dalam liturgi Gereja Bala Keselamatan di Yogyakarta kemudian untuk mengetahui susunan liturgi diGereja Bala Keselamatan Yogyakarta yang selalu berubah-ubah.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif,dimana dalam penelitian ini data dideskripsikan atau dipaparkan, kemudiandianalisis sesuai dengan pendekatan yang ada. Kemudian pendekatan yang dilakukan yaitu melalui studi pustaka, obseravasi atau pengamatan dan wawancara yang melibatkan pemimpin dari gereja tersebut.Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori dari Bruce Gale, dimanaorkestrasi yang dilakukan dari score piano kedalam bentuk score beberapa insttrumen brass. Kemudian teori yang dipergunakan dari Salvationist, dimanadidapatkan hasil suara musik pengiring liturgi dengan menggunakan instrumenpiano. Kemudian teori selanjutnya yaitu dari Salvationist, dimana bisa diperolehhasil suara yang telah diorkestrasikan kedalam bentuk instrumen brass band.Hasil yang didapat dari penelitian yang telah dilakukan yaitu bahwa terdapatperbedaan yang signifikan antara musik pengiring liturgi yang menggunakaninstrumen piano dan kemudian diorkestrasikan kedalam instrumen brass band.Kemudian hasil transposisi dari instrumen piano kedalam instrumen brass bandmerupakan suatu transposisi yang murni/persis dengan apa yang tertulis baik darisegi melody, rhythm dan dinamik pada score piano.