Garap Gender Gending Plara-Lara Kalajengaken Ladrang Langen Suka Laras Slendro Pathet Sanga
Penggarapan dan penulisan ini merupakan salah satu upaya untuk menggali dan melestarikan karawitan khususnya gending-gending gaya Yogyakarta. Gending Plara-lara laras slendro pathet sanga merupakan salah satu bentuk gending ageng gaya Yogyakarta yang mempunyai spesifikasi garap khususnya pada garap...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
FSP ISI Yogyakarta
2016
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=33411 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Penggarapan dan penulisan ini merupakan salah satu upaya untuk menggali dan melestarikan karawitan khususnya gending-gending gaya Yogyakarta. Gending Plara-lara laras slendro pathet sanga merupakan salah satu bentuk gending ageng gaya Yogyakarta yang mempunyai spesifikasi garap khususnya pada garap gender, yaitu terdapat garap genderan yang bukan wilayah pathet dalam gending tersebut. Gending Plara-lara yang dapat digarap wilayah pathet manyura terdapat pada bagian lamba dan dados balungan 5 6 5 3 dan bagian dhawah balungan . 3 . 2 kenong 1, 2, 3 gatra 1. Selain itu, pada bagian lamba dan dados balungan . . 2 3 6 5 3 2 dapat digarap dengan pathet nem. Pembahasan yang dijadikan objek dalam penelitian ini adalah mengenai garap gender pada gending Plara-lara. Dalam penelitian ini dikaji tentang analisis garap penyajian dan garap gender. Penyajian yang dilakukan dari gending Plaralara dilanjutkan ladrang Langen Suka laras slendro pathet sanga. Analisis gender pada gending ini dilakukan berdasarkan beberapa pertimbangan dari narasumber yang didapat, sehingga dalam proses penggarapan memerlukan kejelian untuk mendapatkan garap yang membentuk satu kesatuan rasa musikal antara garap ricikan dan vokal. |
---|