Strategi Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat Kampung Dolanan Dusun Pandes Panggungharjo Sewon Bantul
Citra Dusun Pandes sebagai sentra penghasil mainan tradisional kini telah memudar seiring dengan perkembangan jaman dan menurunnya minat masyarakat terhadap mainan tradisional tersebut, sebagian warga yang tergabung dalam komunitas Pojok Budaya melalui kegiatan wisata berbasis masyarakat (Community...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
PPS ISI Yogyakarta
2016
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=33741 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Citra Dusun Pandes sebagai sentra penghasil mainan tradisional kini telah memudar seiring dengan perkembangan jaman dan menurunnya minat masyarakat terhadap mainan tradisional tersebut, sebagian warga yang tergabung dalam komunitas Pojok Budaya melalui kegiatan wisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism) berusaha untuk tetap melestarikan nilai-nilai tradisi yang ada di mainan tradisional ini agar tidak punah, namun faktanya pengelolaan dan pengembangannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan formulasi strategi pengembangan wisata yang mengedepankan masyarakat lokaldalam pengelolaannya.Lokasi penelitian ini adalah Kampung Dolanan, Dusun Pandes, Panggungharjo, Sewon Bantul. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipatif, wawancara, dan kuesioner SWOT, metode analisis yang digunakan adalah analisis Strength, Weakness, Opportunities, dan Threat (SWOT).Hasil analisis data mengindikasikan bahwa strategi pengembangan yang semestinya diterapkan Kampung Dolanan adalah efisiensi dengan menekan jumlah volunteer, diversifikasi konsentrik dengan menambah produk baru untuk mendukung produk yang sudah ada, serta joint venture dengan desa wisata di sekitar Kampung Dolanan. |
---|