Benturan Nilai Kapitalisme Barat Dengan Syari'at Islam pada Musisi Muslim Di Lingkungan Kampus ISI Yogyakarta
Studi ini dilatar belakangi oleh dialog-dialog kecil bersama beberapa musisiMuslim di Jurusan Musik FSP ISI Yogyakarta yang mengutarakan kegelisahanakibat benturan syari’at Islam terhadap musik yang mereka pahami dan imanidengan realita kehidupan yang berbudanya kapitalis sekuler. Fenomena inimenggi...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
Jur Musik FSP ISI Yogyakarta
2015
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=35355 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Studi ini dilatar belakangi oleh dialog-dialog kecil bersama beberapa musisiMuslim di Jurusan Musik FSP ISI Yogyakarta yang mengutarakan kegelisahanakibat benturan syari’at Islam terhadap musik yang mereka pahami dan imanidengan realita kehidupan yang berbudanya kapitalis sekuler. Fenomena inimenggiring kepada indikasi adanya benturan budaya antara nilai syari’at Islamdengan sistem kapitalisme. Benturan nilai budaya ini, merupakan sebuahpermasalahan yang meniscayakan menimbulkan respon sikap yang berbeda-bedapada masing-masing musisi. Guna mendeskripsikan sikap musisi muslimtersebut, penelitian dilakukan dengan menggunakan metode komparasi kualitatifdengan teknik wawancara. Pengkajian diawali dengan penggalian nilai-nilai diantara Islam dan kapitalisme, yang dilanjutkan dengan proses penggalian dataterhadap para musisi dari kalangan mahasiswa, dosen, maupun alumni JurusanMusik FSP ISI YK selaku sampel penelitian. Penelitian ini dilakukan di kampusJurusan Musik pada Semester Gasal 2015/2016. Penelitian ini menyimpulkanbahwa nilai budaya kapitalisme dimenangkan atas Islam.Kata kunci: Musisi, benturan budaya, syari’at Islam, sistem kapitalisme, nilai |
---|