Hedonisme Dalam Kehidupan Remaja Modern

Penulis yang pernah terjebak dalam paham hedonisme diwaktu memasuki usia remaja dan saat ini pun tidak terlepas dari lingkungan masyarakat yang penganut paham hedonisme, hal tersebut menyadari penulis bagaimana dampak pengaruh hedonisme dikalangan remaja, terutama pada pertumbuhan psikologinya. Hal...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: MUSFALRI, Andrik
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: PPS ISI Yk. 2017
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=35424
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
id isilib-35424
record_format oai_dc
spelling isilib-354242017-11-29T15:08:45Z Hedonisme Dalam Kehidupan Remaja Modern MUSFALRI, Andrik Remaja Modern Hedonisme SENI LUKIS PPS ISI Yk. 2017 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=35424 TES/SL/Mus/h/2017 Penulis yang pernah terjebak dalam paham hedonisme diwaktu memasuki usia remaja dan saat ini pun tidak terlepas dari lingkungan masyarakat yang penganut paham hedonisme, hal tersebut menyadari penulis bagaimana dampak pengaruh hedonisme dikalangan remaja, terutama pada pertumbuhan psikologinya. Hal ini diperkuat dengan lahirnya dan berkembangnya teknologi yang semakin canggih, sehingga paham hedonisme berkembang menjadi budaya masyarakat, terutama remaja modern. Budaya hedonisme tanpa disadari sangat banyak memberi dampak negatif bagi perkembangan psikologi remaja, salah satu dampaknya yaitu melahirkan generasi apathy. Jika masalah ini tidak disadari dan diperhatikan oleh masyarakat dewasa serta pemerintah. Hal ini tidak hanya akan merusak psikologi remaja saja tetapi juga dapat merusak segala sistem masyarakat bahkan Negara. Dari permasalahan di atas, penulis sebagai pencipta seni khususnya seni lukis akan diimplementasikan ke dalam sebuah karya seni lukis pada media 2 atau 3 dimensi dengan penggunaan teknik realis bergaya dekoratif. Pemakaian bentukbentuk objek yang dideformasi dan penggunaan simbol-simbol merupakan alasan terpenting dalam penyampaian nilai dan makna karya pada audiens. Untuk merealisasikan hal tersebut tentu perlu adanya rancangan atau metode yang menjadi reverensi dalam berkarya, maka dari itu penulis memilih reverensi dari David Campbell yaitu: 1). Tahap Persiapan, 2.) Konsentrasi, 3). Inkubasi, 4). Illuminasi, dan 5). Verifikasi/produksi sebagai tahap-tahap dalam menciptakan sebuah karya seni. 11 karya seni lukis yang hadir bertujuan untuk mengedukasi masyarakat khususnya remaja tentang bahaya budaya hedonisme yang dinarasikan lewat bentuk karya visual. Seni lukis tidak hanya menawar keindahan saja, tetapi juga dapat memberi banyak pelajaran baik untuk pribadi maupun lingkungan sekitar, bahwa kebahagian sesungguhnya tidak bisa diukur dari materi dan kepuasan saja, tetapi kebahagian sesungguhnya didapatkan ketika seseorang mampu memberikanmanfaat bagi orang lain. Yogyakarta xi, 88 hal.: ilus.; 30 cm. NONE http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png
institution Institut Seni Indonesia Yogyakarta
collection Perpustakaan Yogyakarta
language Indonesian
topic Remaja Modern
Hedonisme
SENI LUKIS
NONE
spellingShingle Remaja Modern
Hedonisme
SENI LUKIS
NONE
MUSFALRI, Andrik
Hedonisme Dalam Kehidupan Remaja Modern
description Penulis yang pernah terjebak dalam paham hedonisme diwaktu memasuki usia remaja dan saat ini pun tidak terlepas dari lingkungan masyarakat yang penganut paham hedonisme, hal tersebut menyadari penulis bagaimana dampak pengaruh hedonisme dikalangan remaja, terutama pada pertumbuhan psikologinya. Hal ini diperkuat dengan lahirnya dan berkembangnya teknologi yang semakin canggih, sehingga paham hedonisme berkembang menjadi budaya masyarakat, terutama remaja modern. Budaya hedonisme tanpa disadari sangat banyak memberi dampak negatif bagi perkembangan psikologi remaja, salah satu dampaknya yaitu melahirkan generasi apathy. Jika masalah ini tidak disadari dan diperhatikan oleh masyarakat dewasa serta pemerintah. Hal ini tidak hanya akan merusak psikologi remaja saja tetapi juga dapat merusak segala sistem masyarakat bahkan Negara. Dari permasalahan di atas, penulis sebagai pencipta seni khususnya seni lukis akan diimplementasikan ke dalam sebuah karya seni lukis pada media 2 atau 3 dimensi dengan penggunaan teknik realis bergaya dekoratif. Pemakaian bentukbentuk objek yang dideformasi dan penggunaan simbol-simbol merupakan alasan terpenting dalam penyampaian nilai dan makna karya pada audiens. Untuk merealisasikan hal tersebut tentu perlu adanya rancangan atau metode yang menjadi reverensi dalam berkarya, maka dari itu penulis memilih reverensi dari David Campbell yaitu: 1). Tahap Persiapan, 2.) Konsentrasi, 3). Inkubasi, 4). Illuminasi, dan 5). Verifikasi/produksi sebagai tahap-tahap dalam menciptakan sebuah karya seni. 11 karya seni lukis yang hadir bertujuan untuk mengedukasi masyarakat khususnya remaja tentang bahaya budaya hedonisme yang dinarasikan lewat bentuk karya visual. Seni lukis tidak hanya menawar keindahan saja, tetapi juga dapat memberi banyak pelajaran baik untuk pribadi maupun lingkungan sekitar, bahwa kebahagian sesungguhnya tidak bisa diukur dari materi dan kepuasan saja, tetapi kebahagian sesungguhnya didapatkan ketika seseorang mampu memberikanmanfaat bagi orang lain.
format Tugas Akhir
author MUSFALRI, Andrik
author_facet MUSFALRI, Andrik
author_sort MUSFALRI, Andrik
title Hedonisme Dalam Kehidupan Remaja Modern
title_short Hedonisme Dalam Kehidupan Remaja Modern
title_full Hedonisme Dalam Kehidupan Remaja Modern
title_fullStr Hedonisme Dalam Kehidupan Remaja Modern
title_full_unstemmed Hedonisme Dalam Kehidupan Remaja Modern
title_sort hedonisme dalam kehidupan remaja modern
publisher PPS ISI Yk.
publishDate 2017
url http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=35424
_version_ 1741200326678020097