Igel Magegorekan

Ide garapan ini bersumber dari pertanian cengkeh terutama aktivitas di saat musim panen. Sebagai anak petani yang sering mengikuti aktivitas memanen cengkeh, ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh para petani di antaranya memetik cengkeh, ngorek, memisahkan cengkeh dari tangkainya, dan yang terak...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: SIDIKARA, I Dewa Gede
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: FSP ISI Yk. 2017
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=35614
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Ide garapan ini bersumber dari pertanian cengkeh terutama aktivitas di saat musim panen. Sebagai anak petani yang sering mengikuti aktivitas memanen cengkeh, ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh para petani di antaranya memetik cengkeh, ngorek, memisahkan cengkeh dari tangkainya, dan yang terakhir adalah proses pengeringan cengkeh tersebut. Ngorek sebagai salah satu aktivitas yang menarik perhatian merupakan kegiatan mengambil cengkeh yang berjatuhan pada saat dipanen. Istilah ngorek dipinjam untuk judul karya yaitu Igel Magegorekan. Igel memiliki arti tari dan magegorekan berasal dari kata ngorek yang memiliki arti melakukan aktivitas ngorek secara bersama-sama. Gagasan tentang konsep kebersamaan yang ada dalam aktivitas ngorek, diekspresikan melalui karya tari berbentuk koreografi kelompok tujuh penari, tiga putra dan empat putri. Karya tari yang diciptakan menggunakan bentuk dan cara ungkap secara dramatik dan simbolis. Polapola gerak yang ada dalam aktivitas ngorek ditransformasikan ke gerak tari dengan memanfaatkan tari tradisi Bali sebagai landasan teknik dan bentuk. Penggarapan dan penyajian karya ini diharapkan dapat memotivasi penikmat untuk lebih memahami makna dari nilai kebersamaan yang terkandung dalam aktivitas ngorek cengkeh ataupun memanen cengkeh.