Pemeranan Karakter Perempuan Tua Dalam Naskah Malam Terakhir Karya Yukio Mishima Terjemahan Toto Sudarso Bahtiar

Naskah Malam Terakhir bercerita tentang kisah cinta yang tragis seorang perempuan tua bernama Komachi. Kecantikan seorang wanita yang selalu dipuja-puja menjadi sebuah kutukan yang bisa membunuh setiap laki-laki. Pandangan dua manusia mengenai kehidupan dan kematian yang tiada henti diperdebatkan. K...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: NIYAH, Tazkiyyatun
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: FSP ISI Yk. 2017
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=35897
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Naskah Malam Terakhir bercerita tentang kisah cinta yang tragis seorang perempuan tua bernama Komachi. Kecantikan seorang wanita yang selalu dipuja-puja menjadi sebuah kutukan yang bisa membunuh setiap laki-laki. Pandangan dua manusia mengenai kehidupan dan kematian yang tiada henti diperdebatkan. Karya Yukio Mishima ini dipentaskan dalam tugas akhir keaktoran sebagai syarat untuk memperoleh gelar S1. Karakter Perempuan Tua yang diperankan aktor menggunakan metode pendekatan akting presentasi oleh Stanislavsky, metode ini digunakan karena seorang aktor yang hendak memainkan karakter ini tidak mungkin menunggu berusia 99 tahun untuk memerankannya. Metode Presentasi cocok untuk menjadi sebuah metode pendekatan akting, karena jika aktor seolah-olah menjadi tokoh tersebut, maka dengan mudah karakter tersebut akan diperankannya. Namun tentu saja ada kesulitan di dalamnya, maka dari itu aktor memerlukan analisis karakter untuk lebih mengetahui infomarsi tentang karakter yang didapatkan dari naskah. Teori analisis karakter yang digunakan adalah teori hermeneutik menurut Hans Georg Gadamer. Hermeneutik menurut Gadamer adalah sebuah metode filsafat yang menggunakan text sebagai sumber informasinya.