Analisis Pembentukan Tujuh Kepribadian Tokoh Utama dalam Serial 'Kill Me, Heal Me' Melalui Karakterisasi Tokoh

Serial Korea ‘Kill Me, Heal Me’ memperoleh beberapa apesiasi melalui penghargaan dan surat dari psikolog sekaligus penulis naskah dari Amerika. Serial ini mengangkat kisah tentang seorang tokoh utama yang memiliki tujuh kepribadian di dalam dirinya. Karakterisasi atau penokohan membentuk tiga dimens...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: HAEZAH, Adlina
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: Jur. Televisi FSMR ISI Yk 2018
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=36536
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Serial Korea ‘Kill Me, Heal Me’ memperoleh beberapa apesiasi melalui penghargaan dan surat dari psikolog sekaligus penulis naskah dari Amerika. Serial ini mengangkat kisah tentang seorang tokoh utama yang memiliki tujuh kepribadian di dalam dirinya. Karakterisasi atau penokohan membentuk tiga dimensi tokoh dan memberikan keunikan pada masing-masing kepribadian. Skripsi karya tulis berjudul “Analisis Pembentukan Tujuh Kepribadian Tokoh Utama dalam Serial ‘Kill Me, Heal Me’ melalui Karakterisasi Tokoh’ ini bertujuan untuk mengetahui teknik karakterisasi tokoh yang digunakan dalam pembentukan tujuh kepribadian tokoh utama. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu memaparkan apa yang terjadi dalam serial yang diteliti, kemudian data yang terkumpul dikelompokkan sesuai dengan kondisinya. Unit analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah: pembedahan scene (adegan), karakteristik tiga dimensi pada tujuh kepribadian (tokoh) yang muncul, dan teknik karakterisasi tokoh. Data hasil penelitian diolah dan dianalisis secara kualitatif kemudian dikorelasikan dengan teori karakterisasi tokoh yang dikemukakan oleh M.Boggs dan tiga dimensi tokoh oleh Lajos Egri. Berdasarkan hasil kajian dapat disimpulkan bahwa tidak semua teknik karakterisasi tokoh digunakan untuk membentuk tiga dimensi pada tokoh. Penggunaan teknik karakterisasi tokoh disesuaikan dengan masing-masing dimensi yang muncul dimana pada fisiologi cenderung lebih menggunakan teknik karakterisasi melalui penampilan, dimensi psikologi banyak memakai teknik karakterisasi melalui aksi eksternal, sedangkan dimensi sosiologi penyebarannya banyak diperlihatkan melalui teknik karakterisasi reaksi-reaksi tokoh lain.