Interpretasi Nilai Estetika “The Next Episode” Karya Dr. Dre Oleh Brasszigur Brass Band”,

Brass band bukanlah format yang populer dikenal oleh masyarakat di Indonesia. Hanya sebagian kecil orang yang mengenal format brass band dan umumnya mengenal brass band cenderung terkait dunia militer. Kondisi tersebut mendorong salah satu grup brass band asal Yogyakarta yaitu Brasszigur untuk berin...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: PERDANA, Aji Sukma
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: Jurusan Musik FSP ISI Ygyakarta 2018
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=36539
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Brass band bukanlah format yang populer dikenal oleh masyarakat di Indonesia. Hanya sebagian kecil orang yang mengenal format brass band dan umumnya mengenal brass band cenderung terkait dunia militer. Kondisi tersebut mendorong salah satu grup brass band asal Yogyakarta yaitu Brasszigur untuk berinovasi untuk memperkenalkan brass band agar lebih familiar dengan masyarakat. Brasszigur membangun identitasnya dengan menonjolkan instrumentasi dan pemilihan genre yang tak biasa dimainkan untuk format brass band. Salah satu genre yang digubah oleh Brasszigur ialah hip-hop. Lagu “The Next Episode” ialah salah satu lagu hip-hop karya rapper asal Amerika Serikat yang digubah oleh Brasszigur. Untuk mengetahui dan memberi interpretasi nilai estetis maka metode yang digunakan memakai interpretasi tentang nilai-nilai estetis. Penggubahan lagu akan mempengaruhi aspek-aspek intramusikal sebuah karya sehingga hal tersebut akan berdampak pada perubahan dari segi estetikanya. Oleh karena itu, penggubahan lagu “The Next Episode” akan menarik bila diteliti dari sisi estetikanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gubahan lagu “The Next Episode” karya Dr. Dre oleh Brasszigur Brass Band mengalami pergeseran nilai estetik dari konten menjadi instrumentasi. Selain itu, Brasszigur cenderung banyak bekerja sama dengan seluruh anggotanya dalam proses berkarya mereka. Dalam pemilihan lagu untuk digubah, Brasszigur cenderung mempertimbangkan selera pasar.