Analisis Strategi Pemrograman TATV dalam Mempertahankan Program Berbahasa Jawa: studi kasus Program Majalah Udara "Horok" periode 2012-2017

Pemrograman adalah proses untuk memilih, menyeleksi, menjadwal, mengevaluasi program yang akan disiarkan, dan merupakan bagian penting dalam penyiaran televisi karena menentukan berhasil atau tidaknya sebuah program meraih audiens dalam jumlah besar. Program-program acara yang dinikmati khalayak tid...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: SUSANTI, Susi
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: Jur. Televisi FSMR ISI Yk 2018
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=36565
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Pemrograman adalah proses untuk memilih, menyeleksi, menjadwal, mengevaluasi program yang akan disiarkan, dan merupakan bagian penting dalam penyiaran televisi karena menentukan berhasil atau tidaknya sebuah program meraih audiens dalam jumlah besar. Program-program acara yang dinikmati khalayak tidak terlepas dari peranan programmers/pengelola program. Program acara hasil olahan pengelola program telah diatur sedemikian rupa sehingga diselaraskan dengan tujuan yang hendak dicapai oleh organisasi penyiaran dengan melihat sisi kebutuhan dan keinginan khalayak secara luas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana strategi pemrograman TATV dalam mempertahankan progam majalah udara “Horok” selama periode 2012-2017. Menurut Sydney W. Head strategi pemrograman mencakup lima (5) elemen yaitu: kesesuaian, membangun kebiasaan, mengontrol aliran pemirsa, pemeliharaan sumber daya program, dan daya tarik yang luas. Kelima elemen tersebut perlu diperhatikan dalam proses pemrograman. Metodologi penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah menggunakan jenis penelitian berdasarkan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif dilakukan dengan mengumpulkan data melalui sumber tertulis di lapangan: yaitu dengan teknik observasi, wawancara dengan Sony Kurniawan selaku pengelola program TATV dan Ardina Putri selaku produser program “Horok”. Hasil dari penelitian dan analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa TATV menerapkan strategi efisiensi anggaran untuk mempertahankan program dan sudah menerapkan teori tentang strategi pemrograman menurut Sydney W. Head yang mencakup lima (5) elemen. Selain itu, pengelola progam TATV juga mempertimbangan empat faktor keberhasilan program antara lain: produk, harga, tempat dan promosi. TATV sudah berusaha memenuhi kebutuhan pemirsa, dan menyeimbangkan antara idealisme dan komersial dari program.