Perancangan Komik Tentang Perjuangan “Keisha” Menjadi Atlet Tanding Pencak Silat
Hampir sebagian besar negara di belahan dunia memiliki satu budaya (culture) dalam mempertahankan diri. Bela diri atau Seni bela diri (Martial Arts) telah lama ada dan berkembang dari masa ke masa sebelum manusia mengenal persenjataan dalam memertahankan diri. Zaman sudah berubah dan kini seni bela...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
FSR ISI Yogyakarta
2018
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=36586 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-36586 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-365862018-08-14T08:59:54Z Perancangan Komik Tentang Perjuangan “Keisha” Menjadi Atlet Tanding Pencak Silat ANDARI, Anisa Novia Pencak silat Olahraga mental spiritual Komik pertandingan FSR ISI Yogyakarta 2018 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=36586 DK/And/p/2018 Hampir sebagian besar negara di belahan dunia memiliki satu budaya (culture) dalam mempertahankan diri. Bela diri atau Seni bela diri (Martial Arts) telah lama ada dan berkembang dari masa ke masa sebelum manusia mengenal persenjataan dalam memertahankan diri. Zaman sudah berubah dan kini seni bela diri tidak hanya digunakan sebatas memertahankan atau membela diri saja, tapi juga sebagai hiburan dan ajang pekan olahraga tahunan. Pencak Silat menjadi salah satu warisan budaya seni bela diri dari Indonesia dan di dalamnya tidak hanya sekedar bela diri, tetapi juga terdapat aspek olahraga, seni budaya dan juga mental spiritual. Di dalam Pertandingan Pencak Silat menjadi salah satu contoh kelengkapan aspek tersebut dan telah menjadi primadona IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) sejak tahun 1970-an. Diibaratkan sebagai gagang pada senjata Trisula, aspek mental spiritual merupakan aspek penting yang ada dalam Pencak Silat. Meski seseorang memiliki kemampuan bela diri yang baik, bila tidak dibarengi dengan keseimbangan mental yang baik, maka orang itu dapat melakukan tindakan menyimpang dengan kekuatan bela dirinya. Permasalahan tersebut yang kemudian melatar belakangi penulis untuk membuat perancangan komik tentang perjuangan seseorang menjadi seorang atlet tanding Pencak Silat. Di gunakannya media komik sebagai media penyampaian pesan karena media komik tergolong populer terutama bagi kalangan muda, dengan tujuan agar pesan yang disampaikan secara visual dapat tersampaikan pada pembaca. Proses yang dikerjakan campuran secara manual dan digital hingga menghasilkan sebuah komik yang bertujuan mengungkap perjuangan seorang atlet dengan nilai-nilai luhur yang ada dalam Pencak Silat. Yogyakarta xvi, 205 hal.; ilus., lamp., 30 cm S1/DK http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
Pencak silat Olahraga mental spiritual Komik pertandingan S1/DK |
spellingShingle |
Pencak silat Olahraga mental spiritual Komik pertandingan S1/DK ANDARI, Anisa Novia Perancangan Komik Tentang Perjuangan “Keisha” Menjadi Atlet Tanding Pencak Silat |
description |
Hampir sebagian besar negara di belahan dunia memiliki satu budaya (culture) dalam mempertahankan diri. Bela diri atau Seni bela diri (Martial Arts) telah lama ada dan berkembang dari masa ke masa sebelum manusia mengenal persenjataan dalam memertahankan diri. Zaman sudah berubah dan kini seni bela diri tidak hanya digunakan sebatas memertahankan atau membela diri saja, tapi juga sebagai hiburan dan ajang pekan olahraga tahunan. Pencak Silat menjadi salah satu warisan budaya seni bela diri dari Indonesia dan di dalamnya tidak hanya sekedar bela diri, tetapi juga terdapat aspek olahraga, seni budaya dan juga mental spiritual. Di dalam Pertandingan Pencak Silat menjadi salah satu contoh kelengkapan aspek tersebut dan telah menjadi primadona IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) sejak tahun 1970-an. Diibaratkan sebagai gagang pada senjata Trisula, aspek mental spiritual merupakan aspek penting yang ada dalam Pencak Silat. Meski seseorang memiliki kemampuan bela diri yang baik, bila tidak dibarengi dengan keseimbangan mental yang baik, maka orang itu dapat melakukan tindakan menyimpang dengan kekuatan bela dirinya. Permasalahan tersebut yang kemudian melatar belakangi penulis untuk membuat perancangan komik tentang perjuangan seseorang menjadi seorang atlet tanding Pencak Silat. Di gunakannya media komik sebagai media penyampaian pesan karena media komik tergolong populer terutama bagi kalangan muda, dengan tujuan agar pesan yang disampaikan secara visual dapat tersampaikan pada pembaca. Proses yang dikerjakan campuran secara manual dan digital hingga menghasilkan sebuah komik yang bertujuan mengungkap perjuangan seorang atlet dengan nilai-nilai luhur yang ada dalam Pencak Silat. |
format |
Tugas Akhir |
author |
ANDARI, Anisa Novia |
author_facet |
ANDARI, Anisa Novia |
author_sort |
ANDARI, Anisa Novia |
title |
Perancangan Komik Tentang Perjuangan “Keisha” Menjadi Atlet Tanding Pencak Silat |
title_short |
Perancangan Komik Tentang Perjuangan “Keisha” Menjadi Atlet Tanding Pencak Silat |
title_full |
Perancangan Komik Tentang Perjuangan “Keisha” Menjadi Atlet Tanding Pencak Silat |
title_fullStr |
Perancangan Komik Tentang Perjuangan “Keisha” Menjadi Atlet Tanding Pencak Silat |
title_full_unstemmed |
Perancangan Komik Tentang Perjuangan “Keisha” Menjadi Atlet Tanding Pencak Silat |
title_sort |
perancangan komik tentang perjuangan “keisha” menjadi atlet tanding pencak silat |
publisher |
FSR ISI Yogyakarta |
publishDate |
2018 |
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=36586 |
_version_ |
1741200548623810560 |