Presentasi Human Interest Pada Penyutradaraan Film Dokumenter "POTRET" Dengan Gaya Observasional
Film dokumenter “Porter” berceritakan tentang kehidupan Amaq Ena yang bertaruh nyawa menjadi seorang porter di Gunung Rinjani demi melanjutkan hidup dengan keluarga yang menerapkan bentuk dengan potret dan menggunakan gaya observasional. Karya ini akan mengulik tentang pekerjaan Amaq Ena sebagai por...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
FSMR ISI Yk.
2017
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=36846 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Film dokumenter “Porter” berceritakan tentang kehidupan Amaq Ena yang bertaruh nyawa menjadi seorang porter di Gunung Rinjani demi melanjutkan hidup dengan keluarga yang menerapkan bentuk dengan potret dan menggunakan gaya observasional. Karya ini akan mengulik tentang pekerjaan Amaq Ena sebagai porter dan pandangan istri terhadap profesinya. Kaki yang berjalan dengan pundak memikul beban berat, tak pernah membuat Amaq Ena menyerah untuk menjalani profesi ini. Pekerjaan yang sangat beresiko untuk keselamatan dirinya sendiri pun dilakukan hanya untuk mencukupi kehidupan keluarganya. Pengemasan dokumenter potret dengan menggunakan gaya observasional bertujuan untuk memperlihatkan suka duka dalam pendakian dan kerasnya profesi yang Amaq Ena jalani akan terekam dalam dokumenter ini. |
---|