Perancangan Buku Ilustrasi Tentang Sejarah Peristiwa 10 Nopember 1945 Di Surabaya Sebagai Media Pembelajaran Untuk Anak-Anak

Memberikan ajaran sejarah kepada anak-anak tentu tidaklah mudah, meskipun pada fase tersebut anak-anak cenderung mudah menyerap apa yang disampaikan, diperlukan media khusus agar anak-anak mudah tertarik dan ingin menelusurinya. Media buku ilustrasi sebagai wadah untuk menyampaikan sejarah kepada an...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: SEPTRYAWAN, Abi
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: FSR ISI Yk. 2018
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=39814
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Memberikan ajaran sejarah kepada anak-anak tentu tidaklah mudah, meskipun pada fase tersebut anak-anak cenderung mudah menyerap apa yang disampaikan, diperlukan media khusus agar anak-anak mudah tertarik dan ingin menelusurinya. Media buku ilustrasi sebagai wadah untuk menyampaikan sejarah kepada anak-anak adalah media yang tepat. Buku ilustrasi selain mampu memberikan penjelasan sejarah secara detail, juga mampu memberikan gambaran berupa ilustrasi kepada anak-anak. Melalui buku ilustrasi, anak-anak juga akan lebih mudah mengingat peristiwa sejarah yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran. Memberikan informasi sejarah peristiwa dengan mempertimbangkan gaya gambar kartun, teknik digital painting, bahasa, warna dan lain-lain yang mampu menarik perhatian dan minat baca anak-anak terhadap sejarah, sehingga mampu memberikan interpretasi yang berbeda kepada anak-anak bahwa sejarah merupakan bidang ilmu yang menarik dan mampu menjadikannya sebagai media pembelajaran.“Perancangan Buku Ilustrasi tentang Sejarah Peristiwa 10 Nopember 1945 di Surabaya, sebagai Media Pembelajaran untuk Anak-Anak”, diharapkan mampu memberi wawasan terkait sejarah kepada anak-anak. Wawasan terkait sejarah diberikan sejak dini selain karena pada usia-usia tersebut anak-anak lebih mudah meresap, juga anak-anak selaku generasi penerus tetap harus melestarikan sejarah agar tetap terus terjaga dan menjadikan sejarah tersebut sebagai pembelajaran hingga di masa depan kelak.