Armour

Berawal dari ketertarikan penulis terhadap mata pelajaran sejarah yang diajarkan di sekolah terutama tentang kerajaan Nusantara dan profesi orang tua penulis yaitu guru mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial khususnya sejarah. Penulis menyukai berbagai literatur sejarah tentang kerajaan yang ada di...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: HADY, Ahmad Prasetya
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: PPS ISI Yk. 2018
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=40424
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
id isilib-40424
record_format oai_dc
spelling isilib-404242019-07-17T13:42:58Z Armour HADY, Ahmad Prasetya Baju Besi Keris kriya kayu PPS ISI Yk. 2018 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=40424 TES/KK/Had/a/2018 Berawal dari ketertarikan penulis terhadap mata pelajaran sejarah yang diajarkan di sekolah terutama tentang kerajaan Nusantara dan profesi orang tua penulis yaitu guru mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial khususnya sejarah. Penulis menyukai berbagai literatur sejarah tentang kerajaan yang ada di Nusantara dan dahulu diajarkan di sekolah salah satunya mengenai kisah kerajaan yang ada di Jawa. Daya tarik ini juga menjadi suatu pokok kajian terhadap fakta sejarah yang hendak diwujudkan kembali kedalam karya seni oleh penulis. Penulis tertarik untuk membuat karya seni armour atau baju perang dengan inspirasi prajurit Nusantara. Armour yang diwujudkan memiliki hal-hal kajian meliputi pencarian desain yang lebih berdasar pada kepentingan pencarian bentuk eksplorasi sebagai upaya tafsir terhadap fenomena dan fakta yang ada. Memberikan alternatif pemanfaatan teknik tempa kedalam bentuk karya seni baju besi dan alternatif gambaran baju besi kerajaan di Jawa. Metode yang dapat digunakan Penulis sebagai pedoman tahapan dalam pembuatan karya ini yaitu metode David Cambell dan Gustami. Metode ini nantinya dijadikan pedoman tahapan dalam penciptaan karya seni ini. Selanjutnya, kedua metode ini merupakan tahapan proses dalam penemuan jawaban dari keresahan dalam pengkaryaan ini. Setelah ditarik kesamaan tentang penerapan yang dimaksud didapat metode pengkaryaan yang penulis rasa lebih mudah dipahami prosesnya dalam arti bahwa segala sesuatu dikerjakan dengan berdaya-guna : artinya dengan tepat, cepat, hemat, Hasil capaian karya ini juga menjadi suatu rujukan kembali dalam berkarya untuk mengembangkan kembali bentuk visual armour di Nusantara mengingat potensi pengembangan teknik tempa dan motif pamor masih perlu dieksplorasi lagi. Tidak heran jika proses capaian ini menjadi sebuah jawaban sementara atas eksplorasi perwujudan armour yang ada pada zaman. Yogyakarta xii, 69 hal.: ilus.; 30 cm. NONE http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png
institution Institut Seni Indonesia Yogyakarta
collection Perpustakaan Yogyakarta
language Indonesian
topic Baju Besi
Keris
kriya kayu
NONE
spellingShingle Baju Besi
Keris
kriya kayu
NONE
HADY, Ahmad Prasetya
Armour
description Berawal dari ketertarikan penulis terhadap mata pelajaran sejarah yang diajarkan di sekolah terutama tentang kerajaan Nusantara dan profesi orang tua penulis yaitu guru mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial khususnya sejarah. Penulis menyukai berbagai literatur sejarah tentang kerajaan yang ada di Nusantara dan dahulu diajarkan di sekolah salah satunya mengenai kisah kerajaan yang ada di Jawa. Daya tarik ini juga menjadi suatu pokok kajian terhadap fakta sejarah yang hendak diwujudkan kembali kedalam karya seni oleh penulis. Penulis tertarik untuk membuat karya seni armour atau baju perang dengan inspirasi prajurit Nusantara. Armour yang diwujudkan memiliki hal-hal kajian meliputi pencarian desain yang lebih berdasar pada kepentingan pencarian bentuk eksplorasi sebagai upaya tafsir terhadap fenomena dan fakta yang ada. Memberikan alternatif pemanfaatan teknik tempa kedalam bentuk karya seni baju besi dan alternatif gambaran baju besi kerajaan di Jawa. Metode yang dapat digunakan Penulis sebagai pedoman tahapan dalam pembuatan karya ini yaitu metode David Cambell dan Gustami. Metode ini nantinya dijadikan pedoman tahapan dalam penciptaan karya seni ini. Selanjutnya, kedua metode ini merupakan tahapan proses dalam penemuan jawaban dari keresahan dalam pengkaryaan ini. Setelah ditarik kesamaan tentang penerapan yang dimaksud didapat metode pengkaryaan yang penulis rasa lebih mudah dipahami prosesnya dalam arti bahwa segala sesuatu dikerjakan dengan berdaya-guna : artinya dengan tepat, cepat, hemat, Hasil capaian karya ini juga menjadi suatu rujukan kembali dalam berkarya untuk mengembangkan kembali bentuk visual armour di Nusantara mengingat potensi pengembangan teknik tempa dan motif pamor masih perlu dieksplorasi lagi. Tidak heran jika proses capaian ini menjadi sebuah jawaban sementara atas eksplorasi perwujudan armour yang ada pada zaman.
format Tugas Akhir
author HADY, Ahmad Prasetya
author_facet HADY, Ahmad Prasetya
author_sort HADY, Ahmad Prasetya
title Armour
title_short Armour
title_full Armour
title_fullStr Armour
title_full_unstemmed Armour
title_sort armour
publisher PPS ISI Yk.
publishDate 2018
url http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=40424
_version_ 1741201277115695104