Model Pembelajaran Ansambel Gitar Kelas X Di SMK N 2 Kasihan Bantul

Penelitian ini dilakukan karena sekolah yang dijadikan subjek penelitian menerapkan model pembelajaran ansambel gitar yang efektif dan efisien. Model pembelajaran ansambel gitar tersebut telah menjadikan siswa pemain ansambel gitar yang handal, siswa-siswa kelas X semester awal sudah dapat pentas de...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: SAPUTRA, Rangga Adi
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: FSP ISI Yk. 2019
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=40499
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
id isilib-40499
record_format oai_dc
spelling isilib-404992019-07-26T09:34:05Z Model Pembelajaran Ansambel Gitar Kelas X Di SMK N 2 Kasihan Bantul SAPUTRA, Rangga Adi Ansambel Gitar pendidikan seni pertunjukan Seni Musik FSP ISI Yk. 2019 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=40499 PSP/Sap/m/2019 Penelitian ini dilakukan karena sekolah yang dijadikan subjek penelitian menerapkan model pembelajaran ansambel gitar yang efektif dan efisien. Model pembelajaran ansambel gitar tersebut telah menjadikan siswa pemain ansambel gitar yang handal, siswa-siswa kelas X semester awal sudah dapat pentas dengan kakak kelasnya yang materinya tidak hanya materi pembelajaran di kelas ansambel akan tetapi juga lagu-lagu di luar materi tersebut dan juga lagu-lagu populer Indonesia maupun lagu lainnya. Penulis ingin mengetahui model pembelajaran ansambel gitar tersebut dan menjadikannya objek penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan menggunakan teknik analisisnya deskriptif analitik. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang datanya berupa narasi, teknik deskriptif analitik adalah cara penyajian hasil peneliitan dengan mendeskripsikan objek apa adanya setelah diadakan analisis. Teori yang digunakan adalah model pembelajaran ansambel musik yang menekankan tidak hanya pada pembelajaran individual di kelas saja, akan tetapi juga pembelajar kelompok yang isi pembelajarannya tidak hanya pementasan akan tetapi juga saling komentar antara siswa dan komentar guru kepada siswa. Model ini juga berhasil diterapkan di Nurwegia. Hasil penelitiannya adalah pembelajaran ansambel gitar kelas X di SMK N 2 Kasihan Bantul terdiri atas pembelajaran individu, pembelajaran kelompok kecil, pembelajaran ansambel, dan pengayaan. Pembelajaran individu terdiri atas Pembelajaran Instrumen Pokok, Pembelajaran Etude, Pembelajaran Ansambel, dan Pengayaan. Pembelajaran Instrumen Pokok dan Ansambel diselenggarakan di Sekolah, sedangkan pengayaan di laksanakan di luar sekolah dan dikoordinir dalam Grup Gitar Genjeng Orkestra (GGO), suatu organisasi yang dididirikan alumni gitar pada tahun 2015 Yogyakarta xvii, 87 hal.: ilus., not.; 30 cm. NONE http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png
institution Institut Seni Indonesia Yogyakarta
collection Perpustakaan Yogyakarta
language Indonesian
topic Ansambel Gitar
pendidikan seni pertunjukan
Seni Musik
NONE
spellingShingle Ansambel Gitar
pendidikan seni pertunjukan
Seni Musik
NONE
SAPUTRA, Rangga Adi
Model Pembelajaran Ansambel Gitar Kelas X Di SMK N 2 Kasihan Bantul
description Penelitian ini dilakukan karena sekolah yang dijadikan subjek penelitian menerapkan model pembelajaran ansambel gitar yang efektif dan efisien. Model pembelajaran ansambel gitar tersebut telah menjadikan siswa pemain ansambel gitar yang handal, siswa-siswa kelas X semester awal sudah dapat pentas dengan kakak kelasnya yang materinya tidak hanya materi pembelajaran di kelas ansambel akan tetapi juga lagu-lagu di luar materi tersebut dan juga lagu-lagu populer Indonesia maupun lagu lainnya. Penulis ingin mengetahui model pembelajaran ansambel gitar tersebut dan menjadikannya objek penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan menggunakan teknik analisisnya deskriptif analitik. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang datanya berupa narasi, teknik deskriptif analitik adalah cara penyajian hasil peneliitan dengan mendeskripsikan objek apa adanya setelah diadakan analisis. Teori yang digunakan adalah model pembelajaran ansambel musik yang menekankan tidak hanya pada pembelajaran individual di kelas saja, akan tetapi juga pembelajar kelompok yang isi pembelajarannya tidak hanya pementasan akan tetapi juga saling komentar antara siswa dan komentar guru kepada siswa. Model ini juga berhasil diterapkan di Nurwegia. Hasil penelitiannya adalah pembelajaran ansambel gitar kelas X di SMK N 2 Kasihan Bantul terdiri atas pembelajaran individu, pembelajaran kelompok kecil, pembelajaran ansambel, dan pengayaan. Pembelajaran individu terdiri atas Pembelajaran Instrumen Pokok, Pembelajaran Etude, Pembelajaran Ansambel, dan Pengayaan. Pembelajaran Instrumen Pokok dan Ansambel diselenggarakan di Sekolah, sedangkan pengayaan di laksanakan di luar sekolah dan dikoordinir dalam Grup Gitar Genjeng Orkestra (GGO), suatu organisasi yang dididirikan alumni gitar pada tahun 2015
format Tugas Akhir
author SAPUTRA, Rangga Adi
author_facet SAPUTRA, Rangga Adi
author_sort SAPUTRA, Rangga Adi
title Model Pembelajaran Ansambel Gitar Kelas X Di SMK N 2 Kasihan Bantul
title_short Model Pembelajaran Ansambel Gitar Kelas X Di SMK N 2 Kasihan Bantul
title_full Model Pembelajaran Ansambel Gitar Kelas X Di SMK N 2 Kasihan Bantul
title_fullStr Model Pembelajaran Ansambel Gitar Kelas X Di SMK N 2 Kasihan Bantul
title_full_unstemmed Model Pembelajaran Ansambel Gitar Kelas X Di SMK N 2 Kasihan Bantul
title_sort model pembelajaran ansambel gitar kelas x di smk n 2 kasihan bantul
publisher FSP ISI Yk.
publishDate 2019
url http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=40499
_version_ 1741201291724455936