Strategi Pengelolaan Organisasi Cicilia Ballet School Di Jakarta Barat
Cicilia Ballet School adalah organisasi seni tari yang secara khusus mengelola tari ballet. Organisasi tari ballet ini didirikan pada tahun 1982 oleh Ade Setiowibowo di Jakarta. Ia murid lulusan Sumber Cipta yang memang mempunyai cita-cita untuk memiliki sanggar balet. Kurikulum di sanggar ini mengg...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
FSP ISI Yogyakarta
2018
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=40757 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-40757 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-407572019-10-30T13:54:33Z Strategi Pengelolaan Organisasi Cicilia Ballet School Di Jakarta Barat AURIMA Cicilia Ballet School Jakarta Barat pengelolaan Strategi Ballet FSP ISI Yogyakarta 2018 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=40757 ST-PKJ/Aur/s/2018 Cicilia Ballet School adalah organisasi seni tari yang secara khusus mengelola tari ballet. Organisasi tari ballet ini didirikan pada tahun 1982 oleh Ade Setiowibowo di Jakarta. Ia murid lulusan Sumber Cipta yang memang mempunyai cita-cita untuk memiliki sanggar balet. Kurikulum di sanggar ini menggunakan kurikulum Australian Teaching of Dancing (ATOD) dan Vaganova. Australian Teaching of Dancing (ATOD) merupakan sistem pembelajaran yang digunakan oleh para pengajar dengan pendekatan anatomi untuk mejelaskan suatu bentuk agar bisa terbayangkan oleh murid-murid. Vaganova merupakan sistem pembelajaran secara teoritis mengenai suatu pertunjukkan ballet. Dalam perkembangannya Cicilia Ballet School mempunyai beberapa cabang sanggar di beberapa tempat, yaitu Tangerang, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Bekasi, Depok dan Kemang. Selama 35 tahun sanggar tari Cicilia Ballet School telah melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai organisasi seni, terutama di bidang pendidikan dan pertunjukan tari ballet. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dan berbentuk deskriptif-analisis. Deskriptif analisis adalah mendeskripsikan, membuat secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta objek yang diteliti. Pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan manajemen yang didalamnya terdapat proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar dapat mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Fungsi manajemen menurut George Tery R ada empat (4), yaitu planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating (tindakan), dan controlling (pengawasan). Cicilia Ballet School dalam mempraktekan fungsi manajemen menggunakan yang sudah disederhanakan, yaitu POAC (planning, organizing, actuating, controlling). Cicilia Ballet School dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen (POAC) tentu banyak rintangan yang dihadapi, tetapi tetap bisa mempertahankan kondisi dan situasi yang dihadapi oleh Cicilia Ballet School. Untuk mempertahankan kondisi seperti ini dibutuhkan metode yang digunakan secara luas untuk mengetahui situasi dan kondisi yang dihadapi oleh organisasi, baik di dalam maupun luar organisasi, melalui analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, threat). Hasil dari analisis ini akan mengetahui kekuatan dan kelemahan Cicilia Ballet School. Hasilnya Cicilia Ballet School lebih tinggi presentase kekuatannya dalam mengorganisasi suatu sekolah. Yogyakarta xiii, 97 hal.: ilus., lamp., 30 cm S1/STPKJ http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
Cicilia Ballet School Jakarta Barat pengelolaan Strategi Ballet S1/STPKJ |
spellingShingle |
Cicilia Ballet School Jakarta Barat pengelolaan Strategi Ballet S1/STPKJ AURIMA Strategi Pengelolaan Organisasi Cicilia Ballet School Di Jakarta Barat |
description |
Cicilia Ballet School adalah organisasi seni tari yang secara khusus mengelola tari ballet. Organisasi tari ballet ini didirikan pada tahun 1982 oleh Ade Setiowibowo di Jakarta. Ia murid lulusan Sumber Cipta yang memang mempunyai cita-cita untuk memiliki sanggar balet. Kurikulum di sanggar ini menggunakan kurikulum Australian Teaching of Dancing (ATOD) dan Vaganova. Australian Teaching of Dancing (ATOD) merupakan sistem pembelajaran yang digunakan oleh para pengajar dengan pendekatan anatomi untuk mejelaskan suatu bentuk agar bisa terbayangkan oleh murid-murid. Vaganova merupakan sistem pembelajaran secara teoritis mengenai suatu pertunjukkan ballet. Dalam perkembangannya Cicilia Ballet School mempunyai beberapa cabang sanggar di beberapa tempat, yaitu Tangerang, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Bekasi, Depok dan Kemang. Selama 35 tahun sanggar tari Cicilia Ballet School telah melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai organisasi seni, terutama di bidang pendidikan dan pertunjukan tari ballet. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dan berbentuk deskriptif-analisis. Deskriptif analisis adalah mendeskripsikan, membuat secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta objek yang diteliti. Pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan manajemen yang didalamnya terdapat proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar dapat mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Fungsi manajemen menurut George Tery R ada empat (4), yaitu planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating (tindakan), dan controlling (pengawasan). Cicilia Ballet School dalam mempraktekan fungsi manajemen menggunakan yang sudah disederhanakan, yaitu POAC (planning, organizing, actuating, controlling). Cicilia Ballet School dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen (POAC) tentu banyak rintangan yang dihadapi, tetapi tetap bisa mempertahankan kondisi dan situasi yang dihadapi oleh Cicilia Ballet School. Untuk mempertahankan kondisi seperti ini dibutuhkan metode yang digunakan secara luas untuk mengetahui situasi dan kondisi yang dihadapi oleh organisasi, baik di dalam maupun luar organisasi, melalui analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, threat). Hasil dari analisis ini akan mengetahui kekuatan dan kelemahan Cicilia Ballet School. Hasilnya Cicilia Ballet School lebih tinggi presentase kekuatannya dalam mengorganisasi suatu sekolah. |
format |
Tugas Akhir |
author |
AURIMA |
author_facet |
AURIMA |
author_sort |
AURIMA |
title |
Strategi Pengelolaan Organisasi Cicilia Ballet School Di Jakarta Barat |
title_short |
Strategi Pengelolaan Organisasi Cicilia Ballet School Di Jakarta Barat |
title_full |
Strategi Pengelolaan Organisasi Cicilia Ballet School Di Jakarta Barat |
title_fullStr |
Strategi Pengelolaan Organisasi Cicilia Ballet School Di Jakarta Barat |
title_full_unstemmed |
Strategi Pengelolaan Organisasi Cicilia Ballet School Di Jakarta Barat |
title_sort |
strategi pengelolaan organisasi cicilia ballet school di jakarta barat |
publisher |
FSP ISI Yogyakarta |
publishDate |
2018 |
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=40757 |
_version_ |
1741201340696100864 |