Amukti Sari
Amukti Sari merupakan judul karya tari ini. Amukti Sari merupakan ucapan terima kasih ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa atas perkenannya turun ke bumi. Karya tari Amukti Sari terinspirasi dari tari Rejang Dewa yang ada dalam upacara pangilen-ilen di pura Kehen Desa Kesiman Denpasar Timur. Pangilen-ilen...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
FSP ISI Yogyakarta
2020
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=42963 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-42963 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-429632020-12-10T11:21:16Z Amukti Sari BUDAYANTI, Ni Wayan Gita pangilen-ilen rejang dewa FSP ISI Yogyakarta 2020 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=42963 ST.PCT/Bud/a/2020 Amukti Sari merupakan judul karya tari ini. Amukti Sari merupakan ucapan terima kasih ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa atas perkenannya turun ke bumi. Karya tari Amukti Sari terinspirasi dari tari Rejang Dewa yang ada dalam upacara pangilen-ilen di pura Kehen Desa Kesiman Denpasar Timur. Pangilen-ilen atau pangecan-ecan adalah bersenang-senang dalam konteks keagamaan untuk para Dewa secara niskala. Penata mencoba menginterpretasikan tari Rejang Dewa dalam sebuah karya tari persembahan untuk menyambut kehadiran para Dewa yang turun ke bumi. Karya tari ini ditarikan oleh lima orang penari putri dan dua orang penari putra. Gerakan yang digunakan dalam karya tari ini berpijak dalam gerak tari Bali seperti, ngegol, ngembat, malpal, ngembat. Bebarapa gerakan dari tari Rejang Dewa pada saat upacara Pangilen-ilen di pura Kehen desa Kesiman Petilan yaitu, nepuk pala, ngembat, dan ngayab yang digunakan sebagai motif dasar pada karya tari ini. Pengembangan motif-motif gerak tradisi Bali menjadi arahan untuk mendapatkan materi yang dapat mengekspresikan karakter gerak yang saling berlawanan dan mewakili konsep pangilen-ilen dalam upacara Dewa Yadnya di pura Kehen desa Kesiman Petilan. Selain gerak, pemilihan warna pada busana yang mendominasi warna putih dan kuning juga dimaksud sebagai presentasi dari dua unsur yang berbeda dan menyatu saling berkaitan.Kata kunci : Tari Rejang Dewa, Pangilen-Ilen, Koreografi Kelompok Yogyakarta xii+75 hal.; notasi.; ilus.; bib.; 30 cm NONE http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
pangilen-ilen rejang dewa NONE |
spellingShingle |
pangilen-ilen rejang dewa NONE BUDAYANTI, Ni Wayan Gita Amukti Sari |
description |
Amukti Sari merupakan judul karya tari ini. Amukti Sari merupakan ucapan terima kasih ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa atas perkenannya turun ke bumi. Karya tari Amukti Sari terinspirasi dari tari Rejang Dewa yang ada dalam upacara pangilen-ilen di pura Kehen Desa Kesiman Denpasar Timur. Pangilen-ilen atau pangecan-ecan adalah bersenang-senang dalam konteks keagamaan untuk para Dewa secara niskala. Penata mencoba menginterpretasikan tari Rejang Dewa dalam sebuah karya tari persembahan untuk menyambut kehadiran para Dewa yang turun ke bumi. Karya tari ini ditarikan oleh lima orang penari putri dan dua orang penari putra. Gerakan yang digunakan dalam karya tari ini berpijak dalam gerak tari Bali seperti, ngegol, ngembat, malpal, ngembat. Bebarapa gerakan dari tari Rejang Dewa pada saat upacara Pangilen-ilen di pura Kehen desa Kesiman Petilan yaitu, nepuk pala, ngembat, dan ngayab yang digunakan sebagai motif dasar pada karya tari ini. Pengembangan motif-motif gerak tradisi Bali menjadi arahan untuk mendapatkan materi yang dapat mengekspresikan karakter gerak yang saling berlawanan dan mewakili konsep pangilen-ilen dalam upacara Dewa Yadnya di pura Kehen desa Kesiman Petilan. Selain gerak, pemilihan warna pada busana yang mendominasi warna putih dan kuning juga dimaksud sebagai presentasi dari dua unsur yang berbeda dan menyatu saling berkaitan.Kata kunci : Tari Rejang Dewa, Pangilen-Ilen, Koreografi Kelompok |
format |
Tugas Akhir |
author |
BUDAYANTI, Ni Wayan Gita |
author_facet |
BUDAYANTI, Ni Wayan Gita |
author_sort |
BUDAYANTI, Ni Wayan Gita |
title |
Amukti Sari |
title_short |
Amukti Sari |
title_full |
Amukti Sari |
title_fullStr |
Amukti Sari |
title_full_unstemmed |
Amukti Sari |
title_sort |
amukti sari |
publisher |
FSP ISI Yogyakarta |
publishDate |
2020 |
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=42963 |
_version_ |
1741201754916126720 |