Penerapan Metode Sariswara dalam Dolanan Anak di Taman Kesenian Ibu Pawiyatan Tamansiswa

Metode Sariswara merupakan metode pendidikan kesenian oleh Ki Hadjar Dewantara yang terdiri dari tiga unsur mata pelajaran, yaitu bahasa, lagu, dan cerita. Unsur pelajaran lagu dalam metode Sariswara memiliki keterkaitan dengan musik vokal, yakni pada penerapannya yang menggunakan nyanyian sebagai d...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: DIFANDI, Nadya Hanna
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: FSP ISI Yk. 2020
Subjects:
MS
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=43492
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Metode Sariswara merupakan metode pendidikan kesenian oleh Ki Hadjar Dewantara yang terdiri dari tiga unsur mata pelajaran, yaitu bahasa, lagu, dan cerita. Unsur pelajaran lagu dalam metode Sariswara memiliki keterkaitan dengan musik vokal, yakni pada penerapannya yang menggunakan nyanyian sebagai dasar pembelajaran. Penelitian ini mengkaji metode Sariswara pada tingkat dolanan anak yang mempunyai target penguasaan materi selama 4 kali pertemuan, selain itu analisis unsur elemen musik juga dilakukan dalam tembang dolanan “Cungkup Milang Kondhe”. Laras yang dipakai dalam tembang dolanan “Cungkup Milang Kondhe”, memakai laras Pelog Lima dan mempunyai interval melodi paling dekat sekon kecil serta interval melodi yang paling jauh sekt kecil. Penggunaan interval melodi yang mudah dijangkau dalam tembang dolanan membantu anak untuk dapat mengingat dan menyanyikan melodi tembang dengan mudah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif analisis yang menggunakan studi tekstual dan kontekstual, penelitian dilakukan di Taman Kesenian Ibu Pawiyatan Tamansiswa. Hasil kajian dari penerapan metode Sariswara dalam tingkat dolanan anak dirangkum ke dalam sebuah struktur hierarki teori taksonomi Bloom yang terdiri dari tiga ranah, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ranah kognitif penerapan metode Sariswara dalam dolanan anak dapat mencapai pada tingkat ke-5 dari 6 tingkatan, ranah afektif mencangkup semua tingkatan yang terdiri dari 5 tingkat, dan ranah psikomotorik mencapai tingkat ke-6 dari 7 tingkatan.