Bapanduk (Sistem Barter) di Pasar Terapung Lok Baintan Kabupaten Banjar
Pasar tradisional merupakan bagian dari ekonomi kerakyatan yang berperan penting dalam memejukan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sejarah pasar terapung di Kalimantan Selatan bermula dari berdirinya Kerajaan Banjar pada tahun 1520. Salah satunya adalah Pasar Terapung Lok Baintan. Aktivitas pasar in...
Saved in:
Main Authors: | , |
---|---|
Format: | Buku Teks |
Language: | Indonesian |
Published: |
Media Jaya Abadi
2020
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=43832 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Pasar tradisional merupakan bagian dari ekonomi kerakyatan yang berperan penting dalam memejukan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sejarah pasar terapung di Kalimantan Selatan bermula dari berdirinya Kerajaan Banjar pada tahun 1520. Salah satunya adalah Pasar Terapung Lok Baintan. Aktivitas pasar ini dilakukan di tengah sungai dengan menggunakan perahu atau jukung. Transaksi jual beli di pasar terapung ini tidak hyanya menggunakan uang, tetapi juga dengan sistem barter yang dalam bahasa Banjar disebut bapanduk. Penulisan tentang bapanduk ini bertujuan agar dapat dicapai suatu pemahaman tentang perilaku atau sikap masyarakat terhadap sistem barter di pasar apung tersebut. |
---|