Kawan dalam pertikaian kaum kolonial Belanda dan Islam di Indonesia (1596 - 1942 )

Agama Kristen dan Islam sama - sama berusaha menyokong kesejahteraan dan perdamaian dunia. Oleh karena itu mestinya kedua agama ini bertindak sebagai kawan dalam usaha mencapai cita yang mulia ini. Namun, kenyataan historis sering sangat berbeda : studi sejarah terpaksa memuat banyak halaman hitam,...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: STEENBRINK, Karel
Format: Buku Teks
Language:Indonesian
Published: Penerbit Mizan 1995
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=43921
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Agama Kristen dan Islam sama - sama berusaha menyokong kesejahteraan dan perdamaian dunia. Oleh karena itu mestinya kedua agama ini bertindak sebagai kawan dalam usaha mencapai cita yang mulia ini. Namun, kenyataan historis sering sangat berbeda : studi sejarah terpaksa memuat banyak halaman hitam, suatu kisah pertikaian yang betul - betul menyedihkan. Buku ini memberikan gambaran mengenai kesan kolonial Belanda tentang muslimin indonesia dan berbagai kebijaksanaan politik yang mereka terapkan terhadap Islam. Dari sumber - sumber asli, bahan arsip, buku, dan dokumentasi lainnya, diberikan uraian yang meliputi periode Gubernur Jenderal J. P. Coen (1587 - 1629) hingga para pegawai kolonial dan misionaris Kristen abad ke - 19 dan abad ke - 20 ( Bab I - VI). Bab VII khusus membahas eaksi Indonesia atas kedatangan Kristen. Studi mengenai persepsi ini diarahkan kepada perspektif untuk masa depan, oleh karena itu Bab VIII berusaha mengambil pelajaran dari masa silam. Khusus untuk edisi Indonesia ini diberikan epilog mengenai hubunan Islam dan Kristen dalam periode pasca Salman Rusdhie dan pasca jatuhnya komunis, ketika fundamentalisme Islam dijadikan kambing hitam baru oleh media Barat. Karya ini bermanfaat untuk menumbuhkan saling pengertian terhadap pemeluk agama yang berbeda --- dalam hal ini antara Islam dan Kristen ---- dan karenanya pantas mendapat sambutan ketika dialog antaragama dan ide - ide pluralisme tengah menjadi isu seperti sekarang ini.