Estetika Paradoks

Buku ini menunjukkan fakta bahwa Indonesia kaya dengan peninggalan-peninggalan artefak budaya, berwujud banyak benda yang tak terhitung banyaknya, mengandung alam pikiran kolektif sezaman. Tersirat ada pola hubungan yang membangun makna tertentu dari setiap zamannya. Dari yang banyak dan beraneka r...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: SUMARDJO, Jacob
Format: Buku Teks
Language:Indonesian
Published: Kelir 2014
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=43952
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
id isilib-43952
record_format oai_dc
spelling isilib-439522021-06-03T11:03:32Z Estetika Paradoks SUMARDJO, Jacob Filsafat Estetika Kelir 2014 id Buku Teks http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=43952 9786021783641 701.017 Sum e Buku ini menunjukkan fakta bahwa Indonesia kaya dengan peninggalan-peninggalan artefak budaya, berwujud banyak benda yang tak terhitung banyaknya, mengandung alam pikiran kolektif sezaman. Tersirat ada pola hubungan yang membangun makna tertentu dari setiap zamannya. Dari yang banyak dan beraneka ragam budaya itu dapat ditarik pola-pola dasar yang kurang lebih sedikit perubahannya. Ditekankan dalam buku ini bahwa manusia pra-modern Indonesia mempercayai realitas sebagai yang menunjuk segala sesuatu, baik tak terindera maupun yang terindera dalam ruang dan waktu. Alam yang dibatasi ruang dan waktu berseberangan dengan alam tanpa ruang dan waktu yang tidak terbatas. Kedua alam dapat menyatu melalui alam ketiga yang mengandung sifat keduanya sehingga bersifat paradoks, disebut alam sakala-niskala. Buku ini diantaranya membahas tentang: filsafat paradoks, yang membahas antara lain tentang: filsafat Indonesia, symbol seni, seni ritual, seni pertunjukan, dan tabu seni. Bahasan tentang pola-pola dasar mengupas tentang pola dua, yang berisi antara lain: mitologi dan kosmologi, estetika pola dunia yang merinci seni pertunjukan Papua dan Wedoid. Pola tiga mengupas tentang mitologi Sunda, Minangkabau, Bugis, dan Batak. Estetika pola tiga tentang symbol atap; rumah adat orang Bajawa di Flores, rumah adat Sunda, Jambi, dan Ulos Batak Toba. Pola empat tentang mitologi pola empat, yaitu mitologi Melayu, Kerinci, dan Ternate. Estetika pola empat, menampilkan batik Jambi dengan berbagai motif.Pola lima, nemampilkan mitologi pola lima; Manikmaya dan mitologi Bali dengan mitos Oedipus Watugunung. Estetika pola lima meliputi: batik, keris, wayang kulit, dan falsafah wayang. Kata kunci: filsafat, mitologi, kosmologi Bandung http://opac.isi.ac.id//lib/minigalnano/createthumb.php?filename=../../images/docs/S.M.4.6.2021.jpeg.jpeg&width=200 xii+460 hal.; ilus.; index.; bib.; 24 cm 701.017 http://opac.isi.ac.id//lib/minigalnano/createthumb.php?filename=../../images/docs/S.M.4.6.2021.jpeg.jpeg&width=200
institution Institut Seni Indonesia Yogyakarta
collection Perpustakaan Yogyakarta
language Indonesian
topic Filsafat
Estetika
701.017
spellingShingle Filsafat
Estetika
701.017
SUMARDJO, Jacob
Estetika Paradoks
description Buku ini menunjukkan fakta bahwa Indonesia kaya dengan peninggalan-peninggalan artefak budaya, berwujud banyak benda yang tak terhitung banyaknya, mengandung alam pikiran kolektif sezaman. Tersirat ada pola hubungan yang membangun makna tertentu dari setiap zamannya. Dari yang banyak dan beraneka ragam budaya itu dapat ditarik pola-pola dasar yang kurang lebih sedikit perubahannya. Ditekankan dalam buku ini bahwa manusia pra-modern Indonesia mempercayai realitas sebagai yang menunjuk segala sesuatu, baik tak terindera maupun yang terindera dalam ruang dan waktu. Alam yang dibatasi ruang dan waktu berseberangan dengan alam tanpa ruang dan waktu yang tidak terbatas. Kedua alam dapat menyatu melalui alam ketiga yang mengandung sifat keduanya sehingga bersifat paradoks, disebut alam sakala-niskala. Buku ini diantaranya membahas tentang: filsafat paradoks, yang membahas antara lain tentang: filsafat Indonesia, symbol seni, seni ritual, seni pertunjukan, dan tabu seni. Bahasan tentang pola-pola dasar mengupas tentang pola dua, yang berisi antara lain: mitologi dan kosmologi, estetika pola dunia yang merinci seni pertunjukan Papua dan Wedoid. Pola tiga mengupas tentang mitologi Sunda, Minangkabau, Bugis, dan Batak. Estetika pola tiga tentang symbol atap; rumah adat orang Bajawa di Flores, rumah adat Sunda, Jambi, dan Ulos Batak Toba. Pola empat tentang mitologi pola empat, yaitu mitologi Melayu, Kerinci, dan Ternate. Estetika pola empat, menampilkan batik Jambi dengan berbagai motif.Pola lima, nemampilkan mitologi pola lima; Manikmaya dan mitologi Bali dengan mitos Oedipus Watugunung. Estetika pola lima meliputi: batik, keris, wayang kulit, dan falsafah wayang. Kata kunci: filsafat, mitologi, kosmologi
format Buku Teks
author SUMARDJO, Jacob
author_facet SUMARDJO, Jacob
author_sort SUMARDJO, Jacob
title Estetika Paradoks
title_short Estetika Paradoks
title_full Estetika Paradoks
title_fullStr Estetika Paradoks
title_full_unstemmed Estetika Paradoks
title_sort estetika paradoks
publisher Kelir
publishDate 2014
url http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=43952
callnumber-raw http://opac.isi.ac.id//lib/minigalnano/createthumb.php?filename=../../images/docs/S.M.4.6.2021.jpeg.jpeg&width=200
callnumber-search http://opac.isi.ac.id//lib/minigalnano/createthumb.php?filename=../../images/docs/S.M.4.6.2021.jpeg.jpeg&width=200
_version_ 1741201941776564224