Metodologi Penciptaan Seni
Buku ini dipersembahkan untuk memunculkan ide-ide baru dalam mencipta karya seni secara kreatif, inovatif, dan menawarkan kebaruan dengan berbagai metode. Untuk memunculkan ide-ide baru yang orisinil, sejenak kita lupakan ideologi, konsep, dan hal-hal lain yang membelenggu pikiran kita, mulailah dar...
Saved in:
Format: | Buku Teks |
---|---|
Language: | Indonesian |
Published: |
[s.l.]
[s.t
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=44104 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Buku ini dipersembahkan untuk memunculkan ide-ide baru dalam mencipta karya seni secara kreatif, inovatif, dan menawarkan kebaruan dengan berbagai metode. Untuk memunculkan ide-ide baru yang orisinil, sejenak kita lupakan ideologi, konsep, dan hal-hal lain yang membelenggu pikiran kita, mulailah dari awal seperti ibaratnya kalau kita mengendarai sepeda motor harus dimulai dengan N atau Normal. Dalam perkuliahan metodologi dituntut untuk mengembangkan kemampuan mencipta karya seni dengan berbagai mode. Buku ini juga merupakan kumpulan makalah dari beberapa seniman baik itu seniman tari, lukis. Di antaranya I Made Bandem, I wayan Dibia, Soedarso SP, Soeprapto Soedjono, SP.Gustami, Y. Sumandiyo Hadi, Soewarno Wisetrotomo. Di antaranya tulisan I Made Bandem tentang Metodologi Penciptaan Seni, I Wayan Dibia Dramatari Kecak Kolosal Dewa Ruci sebuah garapan kecak pantai. Soedarso SP : seni sebagai media komunikasi dan ekspresi. Soeprapto Soedjono dengan Jabaran ide/Gagasan penciptaan karya seni. SP. Gustami dengan proses penciptaan seni kriya. Y. Sumandiyo Hadi dengan fenomena kreativitas tari pendekatan nonliteral. Suwarno Wisetrotomo dengan seni, anarkhisme, dan kemanusiaan. |
---|