Etnografi Masyarakat Desa Randualas: Kajian budaya Santetan - Jagong

Keberadaan hajatan mantenan, khitanan, dan tedak siten di Desa Randualas, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun menarik perhatian untuk diteliti karena telah mengalami pergeseran bentuk undangan hajatan dari bentuk kertas undangan ke makanan, yang dikenal dengan istilah santetan. Penelitian ini bertujua...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: SADILAH, Emiliana [et.al], MUDJIJONO, BUDI, Noor Sulistyo
Format: Buku Teks
Language:Indonesian
Published: BPNB Yogyakarta 2015
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=44168
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
Description
Summary:Keberadaan hajatan mantenan, khitanan, dan tedak siten di Desa Randualas, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun menarik perhatian untuk diteliti karena telah mengalami pergeseran bentuk undangan hajatan dari bentuk kertas undangan ke makanan, yang dikenal dengan istilah santetan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana masyarakat di Desa Randualas melakukan hajatan santetan-jagong, dan bagaimana mereka memberi makna terhadap hajatan tersebut sehingga mempengaruhi keberadaan hajatan tersebut. Melalui studi etnografi, telah dikumpulkan data dan informasi lewat wawancara mendalam terhadap informan kunci di Desa Randualas, yang dilengkapi dengan observasi langsung pada hajatan tersebut, dan dicek kembali kebenaran informasinya melalui focus group discussion maka penelitian ini telah menemukan bahwa masyarakat tetap akan mempertahankan hajatan santetan-jagong. Hal ini disebabkan oleh kepercayaan masyarakat terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam hajatan tersebut yang merupakan warisan nenek moyang mereka. Mereka juga memaknai hajatan ini sebagai wujud dad nilai saling balas-membalas kebaikan, sating menghargai, dan saling tolong menolong meringankan beban dari hajatan tersebut.