Pada Mulanya adalah Cinta: psikoanalisis dan iman
Serangkaian ceramah yang disampaikan Julia Kristeva ke siswa L’Ecole Sainte-Genevieve, sebuah sekolah Katolik di Versailles, dikumpulkan dalam buku ini. Julia Kristeva mengulik kembali pemikiran-pemikiran Freud, persoalan bahasa dan subjek dalam psikoanalisis, kepercayaan terhadap Tuhan, seksualita...
Saved in:
主要作者: | |
---|---|
格式: | Buku Teks |
语言: | Indonesian |
出版: |
Basabasi
2020
|
主题: | |
在线阅读: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=44931 |
标签: |
添加标签
没有标签, 成为第一个标记此记录!
|
总结: | Serangkaian ceramah yang disampaikan Julia Kristeva ke siswa L’Ecole Sainte-Genevieve, sebuah sekolah Katolik di Versailles, dikumpulkan dalam buku ini. Julia Kristeva mengulik kembali pemikiran-pemikiran Freud, persoalan bahasa dan subjek dalam psikoanalisis, kepercayaan terhadap Tuhan, seksualitas, perdebatan doctrinal abad keempat. Dibagian akhir dia bertanya, “Apakah psikoanalisis merupakan bentuk nihilisme?” Rasa hormat kaum humanis terhadap yang lain berasal dari kemampuan membuang kehendak mendominasi. Dalam istilah psikoanalitik, hak manusia bukan untuk menghitung-hitung kehidupan, melainkan untuk memahami alam bawah sadar, memahaminya bahkan sampai gerbanh kematian. Buku ini dibagi menjadi sebelas bagian, yaitu: pendahuluan; bahasa dan subjek dalam pdikoanalisis; ilusi yang tak dapat disangkal; kepercayaan-penghargaan; kredo; kepercayaan pada Tuhan; seksualitas; siapa yang tak dapat dianalisis; anak-anak dan orang-orang dewasa; apakah psikoanalisis sebentuk nihilisme; dan tentang Julia Kristeva. |
---|