Pemerintahan Nagari Minangkabau dan Perkembangannya
Meninangkabau, merupakan satu wilayah kebudayaan yang unik tidak saja terkait adat dan struktur organisasi. Pemerintah Nagari yang otonom dengan menekankan musyarawah dan mufakat tetapi juga tentang nilai norma adat istiadatnya. Organisasi paruik sebagai unit terkecil dalam struktur masyarakat minan...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | |
Language: | Indonesian |
Published: |
Graha Ilmu
2009
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=4498 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Meninangkabau, merupakan satu wilayah kebudayaan yang unik tidak saja terkait adat dan struktur organisasi. Pemerintah Nagari yang otonom dengan menekankan musyarawah dan mufakat tetapi juga tentang nilai norma adat istiadatnya. Organisasi paruik sebagai unit terkecil dalam struktur masyarakat minang kabau merupakan satu bentuk organisasi yang berpusat pada Ibu (Matrilineal) yang sangat khas karena Indonesia sebagai unit kebudayaan nasional memiliki lebih banyak sub kebudayaan etnis yang lebih berpusat sistem patrilineal. Dalam masyarakat Minang, Nagari, adat dan islam adalah 3 pokok yang mengikat mereka. Hal inilah yang menyebabkan pemerintah kolonial belanda berupaya menaklukkan nagari yang berarti berupaya menghancurkan ikatan-ikatan matrilineal sebagai dasar dari struktur keluarga masyarakat minangkabau. Buku ini mencoba memberikan gambaran tentang bagaimana modernisasi membawa perubahan masyarakat minangkabau dan bagaimana proses penyesuaian serta apakah identitas nasional dan lokal dapat berakulturasi. |
---|