Penerapan Antiplot dalam Skenario Film Fiksi "True Love, Tenane?" untuk Membangun Curipsity Penonton
Penulis menyebutkan bahwa Skenario “True Love, Tenane?” merupakan sebuah skenario film panjangdengan durasi 60 menit yang mengisahkan tentang dua orang sahabat yangmenjalani kisah cintanya masing-masing, Andika seseorang yang mencintai Agnesnamun akhirnya mendapatkan penolakan sedangkan Ciptadi sese...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
Prodi Film dan Televisi Jur. Film dan Televisi FSMR ISI Yogyakarta
2021
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45265 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Penulis menyebutkan bahwa Skenario “True Love, Tenane?” merupakan sebuah skenario film panjangdengan durasi 60 menit yang mengisahkan tentang dua orang sahabat yangmenjalani kisah cintanya masing-masing, Andika seseorang yang mencintai Agnesnamun akhirnya mendapatkan penolakan sedangkan Ciptadi seseorang yang tidakpercaya dengan cinta kembali di dekati mantannya yang bernama Bherline, selamamengikuti kisah cinta dua sahabat ini penonton akan disuguhkan dengan konsepkonsep hubungan romantis, cinta, gender, emosi dan regulasi emosi yang diolahkedalam bentuk sebuah skenario film panjang dengan target audien 18+ ataudewasa.Skenario “True Love, Tenane?” bertutur menggunakan jenis plot antiplot,dengan antiplot skenario “True Love, Tenane?” tidak memiliki syarat untukmemenuhi sebuah pola batasan waktu tertentu dan tidak memiliki syarat untukmemeliki realitas yang konsisten sehingga skenario “True Love, Tenane?” dapatmenceritakan kejadian dengan tiga setting tahun berbeda dengan menerapkan polacerita linear, hal ini dimaksudkan untuk membangun curiosity penonton agarinformasi cerita yang disampaikan dapat dibatasi terlebih dahulu. |
---|