Seni Peran
Buku ini ditulis bertolak dari teori Boleslavsky bahwa seorang pemeran pada dasarnya harus menguasai dan mampu meleati tiga tahapan pelatihan, yakni: pelatihan terhadap tubuh dan suaranya, pelatihan atas kepekaan sukmanya dan yang ketiga pelatihan atas daya intelektualitasnya. Pemeran selain bertang...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Buku Teks |
Language: | Indonesian |
Published: |
Kelir
2005
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=4528 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-4528 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-45282014-02-18T10:49:43Z Seni Peran ISMET, Adang pemeran akting Teater Kelir 2005 id Buku Teks http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=4528 979-97717-1-4 792.028 Ism s Buku ini ditulis bertolak dari teori Boleslavsky bahwa seorang pemeran pada dasarnya harus menguasai dan mampu meleati tiga tahapan pelatihan, yakni: pelatihan terhadap tubuh dan suaranya, pelatihan atas kepekaan sukmanya dan yang ketiga pelatihan atas daya intelektualitasnya. Pemeran selain bertanggungjawab untuk menumbuhkan daya kreatif yang bertolak dari kecerdasannya dalam mengasah logika dan kepekaan sukma, juga dituntut untuk mengembangkan intuisi dan kemampuan untuk mendayagunakan kepekaan improvisasi yang spontan. Bandung http://opac.isi.ac.id//lib/minigalnano/createthumb.php?filename=../../images/docs/227.6.16.jpg.jpg&width=200 x, 126 hal.; ilus.; 21 cm 792.028 http://opac.isi.ac.id//lib/minigalnano/createthumb.php?filename=../../images/docs/227.6.16.jpg.jpg&width=200 |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
pemeran akting Teater 792.028 |
spellingShingle |
pemeran akting Teater 792.028 ISMET, Adang Seni Peran |
description |
Buku ini ditulis bertolak dari teori Boleslavsky bahwa seorang pemeran pada dasarnya harus menguasai dan mampu meleati tiga tahapan pelatihan, yakni: pelatihan terhadap tubuh dan suaranya, pelatihan atas kepekaan sukmanya dan yang ketiga pelatihan atas daya intelektualitasnya. Pemeran selain bertanggungjawab untuk menumbuhkan daya kreatif yang bertolak dari kecerdasannya dalam mengasah logika dan kepekaan sukma, juga dituntut untuk mengembangkan intuisi dan kemampuan untuk mendayagunakan kepekaan improvisasi yang spontan. |
format |
Buku Teks |
author |
ISMET, Adang |
author_facet |
ISMET, Adang |
author_sort |
ISMET, Adang |
title |
Seni Peran |
title_short |
Seni Peran |
title_full |
Seni Peran |
title_fullStr |
Seni Peran |
title_full_unstemmed |
Seni Peran |
title_sort |
seni peran |
publisher |
Kelir |
publishDate |
2005 |
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=4528 |
callnumber-raw |
http://opac.isi.ac.id//lib/minigalnano/createthumb.php?filename=../../images/docs/227.6.16.jpg.jpg&width=200 |
callnumber-search |
http://opac.isi.ac.id//lib/minigalnano/createthumb.php?filename=../../images/docs/227.6.16.jpg.jpg&width=200 |
_version_ |
1741194972091121664 |