Bentuk Penyajian Tari Angguk Surya Karya Dalam Upacara Sedekah Bumi Di Kabupaten Grobogan
Angguk Surya Karya adalah jenis tari tradisional kerakyatan. Kesenian Angguk hingga saat ini masih dipentaskan dalam upacara sedekah bumi. Penelitian ini lebih fokus pada bentuk penyajian tari Angguk Surya Karya tepatnya di Desa Pakis, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan. Tarian ini masih dijadik...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
program studi S-1 Tari
2021
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45452 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Angguk Surya Karya adalah jenis tari tradisional kerakyatan. Kesenian Angguk hingga saat ini masih dipentaskan dalam upacara sedekah bumi. Penelitian ini lebih fokus pada bentuk penyajian tari Angguk Surya Karya tepatnya di Desa Pakis, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan. Tarian ini masih dijadikan sebagai salah satu kesenian tradisional yang khas yaitu sebagai tari hiburan dalam sebuah upacara sedekah bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menjelaskan permasalahan tersebut, yaitu bagaimana bentuk penyajian tari Angguk Surya Karya dalam upacara sedekah bumi di Desa Pakis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian tari teks & konteks serta metode penelitian kualitatif. Pendekatan ini membantu peneliti untuk membahas lebih lanjut mengenai aspek-aspek koreografi agar dapat menganalisis dan mengungkapkan bagaimana bentuk penyajian tari Angguk Surya Karya. Tari Angguk Surya Karya terdapat dalam upacara sedekah bumi sebagai tari hiburan dan rasa syukur masyarakat. Sedekah bumi terdapat 3 rangkaian yaitu nyekar, makan bersama olahan hasil bumi, dan pementasan tari Angguk. Nyekar dilaksanakan pada pagi hari, kemudian makan bersama adalah acara inti yang di dalamnya terdapat do’a sedekah bumi oleh modin. Upacara selesai pada pukul 16.00 WIB dilanjutkan persiapan tata teknik pementasan tari Angguk hingga sekitar pukul 21.00 pementasan bisa dimulai. Tari Angguk Surya Karya terbagi menjadi 5 bagian yaitu bagian 1 (introduksi) yang divisualisasikan penari pemimpin membunyikan peluit. Bagian 2 (pembukaan) yaitu divisualisasikan penari menundukkan kepala saat menghadap penonton. Bagian 3 divisualisasikan penari bergerak saling berlawanan dan pindah tempat. Bagian 4 yaitu divisualisasikan penari bergerak rampak dan gerakannya saling bersentuhan. Bagian 5 penutup (drama pendek) yang menceritakan sejarah Nabi. Pergantian setiap bagian ditandai oleh perubahan syair pada iringan tari Angguk Surya Karya. Perubahan Syair diintruksi oleh penari pemimpin dengan membunyikan peluit yang panjang. |
---|