Penyutradaraan Naskah Drama Lautan Bernyanyi Karya Putu Wijaya
Naskah drama “Lautan Bernyanyi” karya Putu Wijaya ini adalah bentuk kritik sinisme terhadap Bali mengenai fenomena tentang pemaknaan dalam keyakinan yang dilakukan masyarakat Bali yang mengalami perubahan dibalut dengan tragedi. Sutradara memilih naskah drama “Lautan Bernyanyi” karena naskah drama t...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
Jur Teater FSP ISI Yogyakarta
2021
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45557 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-45557 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-455572022-02-01T23:07:43Z Penyutradaraan Naskah Drama Lautan Bernyanyi Karya Putu Wijaya LISTIANTO, Dewa Rizki Pemaknaan Metode Luar Ruangan kritik Lautan Bernyanyi Jur Teater FSP ISI Yogyakarta 2021 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45557 TE/Lis/p/2021 Naskah drama “Lautan Bernyanyi” karya Putu Wijaya ini adalah bentuk kritik sinisme terhadap Bali mengenai fenomena tentang pemaknaan dalam keyakinan yang dilakukan masyarakat Bali yang mengalami perubahan dibalut dengan tragedi. Sutradara memilih naskah drama “Lautan Bernyanyi” karena naskah drama tersebut memiliki gagasan dan kritik yang kuat terhadap fenomena pemaknaan tentang keyakinan yang terjadi melalui simbol mistis. Pertunjukan akan menggunakan media luar ruang atau terbuka karena sutradara ingin memberikan kebebasan pada penonton dalam melakukan pengamatan melalui sudut pandang yang lebih bervariasi. Dengan begitu penonton akan lebih memiliki pilihan dalam memahami pertunjukannya. Sutradara menggunakan konsep penyutradaraan dengan metode yang dikemukakan oleh Lloyd Anton Frefer yang membaginya menjadi beberapa tahap yaitu sutradara memilih drama tersebut dan menganalisis naskah, mengatur casting audisi, dan memberikan peran, memandu permainan melalui serangkaian latihan, dan terakhir, melihat dan mengevaluasi hasilnya. Penciptaan drama “Lautan Bernyanyi” karya Putu Wijaya ini menyimpulkan bahwa dalam proses teater harus membutuhkan waktu dan perjalanan yang panjang guna melakukan proses eksplorasi ide dan bentuk guna mendapat tekstur yang sesuai secara makna dan juga estetik. Sutradara juga ingin menyampaikan bagaimana cara memiliki daya kritis terhadap suatu mitologi. Yogyakarta viii, 125hlm., il.; 30cm NONE http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
Pemaknaan Metode Luar Ruangan kritik Lautan Bernyanyi NONE |
spellingShingle |
Pemaknaan Metode Luar Ruangan kritik Lautan Bernyanyi NONE LISTIANTO, Dewa Rizki Penyutradaraan Naskah Drama Lautan Bernyanyi Karya Putu Wijaya |
description |
Naskah drama “Lautan Bernyanyi” karya Putu Wijaya ini adalah bentuk kritik sinisme terhadap Bali mengenai fenomena tentang pemaknaan dalam keyakinan yang dilakukan masyarakat Bali yang mengalami perubahan dibalut dengan tragedi. Sutradara memilih naskah drama “Lautan Bernyanyi” karena naskah drama tersebut memiliki gagasan dan kritik yang kuat terhadap fenomena pemaknaan tentang keyakinan yang terjadi melalui simbol mistis. Pertunjukan akan menggunakan media luar ruang atau terbuka karena sutradara ingin memberikan kebebasan pada penonton dalam melakukan pengamatan melalui sudut pandang yang lebih bervariasi. Dengan begitu penonton akan lebih memiliki pilihan dalam memahami pertunjukannya. Sutradara menggunakan konsep penyutradaraan dengan metode yang dikemukakan oleh Lloyd Anton Frefer yang membaginya menjadi beberapa tahap yaitu sutradara memilih drama tersebut dan menganalisis naskah, mengatur casting audisi, dan memberikan peran, memandu permainan melalui serangkaian latihan, dan terakhir, melihat dan mengevaluasi hasilnya. Penciptaan drama “Lautan Bernyanyi” karya Putu Wijaya ini menyimpulkan bahwa dalam proses teater harus membutuhkan waktu dan perjalanan yang panjang guna melakukan proses eksplorasi ide dan bentuk guna mendapat tekstur yang sesuai secara makna dan juga estetik. Sutradara juga ingin menyampaikan bagaimana cara memiliki daya kritis terhadap suatu mitologi. |
format |
Tugas Akhir |
author |
LISTIANTO, Dewa Rizki |
author_facet |
LISTIANTO, Dewa Rizki |
author_sort |
LISTIANTO, Dewa Rizki |
title |
Penyutradaraan Naskah Drama Lautan Bernyanyi Karya Putu Wijaya |
title_short |
Penyutradaraan Naskah Drama Lautan Bernyanyi Karya Putu Wijaya |
title_full |
Penyutradaraan Naskah Drama Lautan Bernyanyi Karya Putu Wijaya |
title_fullStr |
Penyutradaraan Naskah Drama Lautan Bernyanyi Karya Putu Wijaya |
title_full_unstemmed |
Penyutradaraan Naskah Drama Lautan Bernyanyi Karya Putu Wijaya |
title_sort |
penyutradaraan naskah drama lautan bernyanyi karya putu wijaya |
publisher |
Jur Teater FSP ISI Yogyakarta |
publishDate |
2021 |
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45557 |
_version_ |
1741202238439686144 |