Kompasiana : esei jurnalistik tentang berKbagai masalah pers, politik, asimilasi, cendekiawan, pelayanan masyarakat, tertib hukum, kebudayaan, ekonomi, kepemimpinan kota Jakarta
Meski sudah menulis ratusan artikel tentang Perang Dunia II, Petrus Kanisius Ojong tidak menganggap dirinya sebagai sejarawan perang. Ojong yang pemerhati sejarah menuliskan kisah-kisah perang tersebut untuk majalah mingguan Star Weekly—yang juga turut dipimpinnya—secara berseri. Setelah artikel ter...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Buku Teks |
Language: | Indonesian |
Published: |
Gramedia Pustaka Utama
1982
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45580 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-45580 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-455802022-02-08T11:38:09Z Kompasiana : esei jurnalistik tentang berKbagai masalah pers, politik, asimilasi, cendekiawan, pelayanan masyarakat, tertib hukum, kebudayaan, ekonomi, kepemimpinan kota Jakarta Kompas Gramedia PK.Ojong Jurnalistik esei Gramedia Pustaka Utama 1982 id Buku Teks http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45580 9789798971549 070.1 Kom - Meski sudah menulis ratusan artikel tentang Perang Dunia II, Petrus Kanisius Ojong tidak menganggap dirinya sebagai sejarawan perang. Ojong yang pemerhati sejarah menuliskan kisah-kisah perang tersebut untuk majalah mingguan Star Weekly—yang juga turut dipimpinnya—secara berseri. Setelah artikel terkumpul banyak, belakangan jadilah empat jilid buku soal Perang Dunia II (tiga jilid Perang Eropa dan satu jilid Perang Pasifik) yang banyak dibaca pecinta sejarah di Indonesia itu. Waktu Ojong tutup usia pada 31 Mei 1980, tepat hari ini 39 tahun lalu, dirinya lebih dikenal sebagai penerbit dan wiraswasta. “Banyak di antara kita lupa, ia [Ojong] seperti umumnya penerbit Indonesia, pertama-tama adalah wartawan,” tulis Jakob Oetama, kawan bisnis sejatinya, dalam pengantar untuk buku Kompasiana: Esai Jurnalistik Tentang Berbagai Masalah (1981: ix). “Dalam tahun-tahun pertama harian Kompas, P.K. Ojong menulis secara teratur dalam rubrik yang kemudian dikenal sebagai rubrik Kompasiana.” Jakarta http://opac.isi.ac.id//lib/minigalnano/createthumb.php?filename=../../images/docs/AH.04.1.2022.jpeg.jpeg&width=200 xii,812 hal.;21cm NONE http://opac.isi.ac.id//lib/minigalnano/createthumb.php?filename=../../images/docs/AH.04.1.2022.jpeg.jpeg&width=200 |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
PK.Ojong Jurnalistik esei NONE |
spellingShingle |
PK.Ojong Jurnalistik esei NONE Kompas Gramedia Kompasiana : esei jurnalistik tentang berKbagai masalah pers, politik, asimilasi, cendekiawan, pelayanan masyarakat, tertib hukum, kebudayaan, ekonomi, kepemimpinan kota Jakarta |
description |
Meski sudah menulis ratusan artikel tentang Perang Dunia II, Petrus Kanisius Ojong tidak menganggap dirinya sebagai sejarawan perang. Ojong yang pemerhati sejarah menuliskan kisah-kisah perang tersebut untuk majalah mingguan Star Weekly—yang juga turut dipimpinnya—secara berseri. Setelah artikel terkumpul banyak, belakangan jadilah empat jilid buku soal Perang Dunia II (tiga jilid Perang Eropa dan satu jilid Perang Pasifik) yang banyak dibaca pecinta sejarah di Indonesia itu. Waktu Ojong tutup usia pada 31 Mei 1980, tepat hari ini 39 tahun lalu, dirinya lebih dikenal sebagai penerbit dan wiraswasta. “Banyak di antara kita lupa, ia [Ojong] seperti umumnya penerbit Indonesia, pertama-tama adalah wartawan,” tulis Jakob Oetama, kawan bisnis sejatinya, dalam pengantar untuk buku Kompasiana: Esai Jurnalistik Tentang Berbagai Masalah (1981: ix). “Dalam tahun-tahun pertama harian Kompas, P.K. Ojong menulis secara teratur dalam rubrik yang kemudian dikenal sebagai rubrik Kompasiana.” |
format |
Buku Teks |
author |
Kompas Gramedia |
author_facet |
Kompas Gramedia |
author_sort |
Kompas Gramedia |
title |
Kompasiana : esei jurnalistik tentang berKbagai masalah pers, politik, asimilasi, cendekiawan, pelayanan masyarakat, tertib hukum, kebudayaan, ekonomi, kepemimpinan kota Jakarta |
title_short |
Kompasiana : esei jurnalistik tentang berKbagai masalah pers, politik, asimilasi, cendekiawan, pelayanan masyarakat, tertib hukum, kebudayaan, ekonomi, kepemimpinan kota Jakarta |
title_full |
Kompasiana : esei jurnalistik tentang berKbagai masalah pers, politik, asimilasi, cendekiawan, pelayanan masyarakat, tertib hukum, kebudayaan, ekonomi, kepemimpinan kota Jakarta |
title_fullStr |
Kompasiana : esei jurnalistik tentang berKbagai masalah pers, politik, asimilasi, cendekiawan, pelayanan masyarakat, tertib hukum, kebudayaan, ekonomi, kepemimpinan kota Jakarta |
title_full_unstemmed |
Kompasiana : esei jurnalistik tentang berKbagai masalah pers, politik, asimilasi, cendekiawan, pelayanan masyarakat, tertib hukum, kebudayaan, ekonomi, kepemimpinan kota Jakarta |
title_sort |
kompasiana : esei jurnalistik tentang berkbagai masalah pers, politik, asimilasi, cendekiawan, pelayanan masyarakat, tertib hukum, kebudayaan, ekonomi, kepemimpinan kota jakarta |
publisher |
Gramedia Pustaka Utama |
publishDate |
1982 |
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45580 |
callnumber-raw |
http://opac.isi.ac.id//lib/minigalnano/createthumb.php?filename=../../images/docs/AH.04.1.2022.jpeg.jpeg&width=200 |
callnumber-search |
http://opac.isi.ac.id//lib/minigalnano/createthumb.php?filename=../../images/docs/AH.04.1.2022.jpeg.jpeg&width=200 |
_version_ |
1741202243078586368 |