Seni Lukis Kaligrafi Kontemporer Karya Arahmaiani Analisis Wacana Kritis

Penggunaan elemen-elemen seni lukis dalam seni kaligrafi, dianggap telah memberi semacam jalan baru perkembangan seni kaligrafi yang terus berkembang hingga membawa seni lukis kaligrafi pada wilayah seni kontemporer. Munculnya anggapan bahwa seni lukis kaligrafi kontemporer dalam praktiknya, dinilai...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: HUSNI, Adril
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: PPS ISI Yogyakarta 2021
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45630
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
id isilib-45630
record_format oai_dc
spelling isilib-456302022-02-10T13:40:58Z Seni Lukis Kaligrafi Kontemporer Karya Arahmaiani Analisis Wacana Kritis HUSNI, Adril Seni Kaligrafi Seni Lukis Kaligrafi Kontemporer SENI LUKIS PPS ISI Yogyakarta 2021 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45630 TES/SL/Hus/s/2021 Penggunaan elemen-elemen seni lukis dalam seni kaligrafi, dianggap telah memberi semacam jalan baru perkembangan seni kaligrafi yang terus berkembang hingga membawa seni lukis kaligrafi pada wilayah seni kontemporer. Munculnya anggapan bahwa seni lukis kaligrafi kontemporer dalam praktiknya, dinilai tidak lagi patuh terhadap pakem-pakem seni kaligrafi sebelumnya. Corak maupun pola hias huruf dan ornamen geometrik yang bisa digeneralisasi dalam seni kaligrafi murni sebagai bentuk dari keindahan karya tersebut, tidak lagi dilihat sebagai syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam praktik kerja seni lukis kaligrafi kontemporer. Artinya, seni lukis kaligrafi kontemporer menawarkan nilai estetika baru yang cenderung lebih bersifat terbuka dan mencair. Nilai estetika inilah menjadi konstruksi lahirnya wacana kontemporer pada seni kaligrafi, karena telah meleburkan batasan-batasan seni kaligrafi sebelumnya. Bagaimana nilai estetika mengkonstruksi wacana kontemporer pada seni lukis kaligrafi menjadi fokus kajian dalam penelitian ini, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus. Penelitian ini akan dianalisis menggunakan perspektif Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. Van Dijk. Analisis ini digunakan untuk melihat gagasan sebagai nilai estetika dari kerja seni Arahmaini sebagai narasumber, diaplikasikan dalam karyanya. Secara keseluruhan, karya Arahmaiani berakar pada nilai cinta kasih yang menempatkan nilai budaya Nusantara sebagai pendekatannya, dan terstruktur sebagai pertentangan yang kemudian menjadi epistimologi, untuk membongkar segala macam bentuk ketimpangan. Gugatan dan nilai budaya tersebutlah menjadi konstruksi wacana kontemporer pada seni lukis kaligrafi. Sebab, selaras dengan sifat maupun cara kerja seni kontemporer itu sendiri. Yogyakarta x, 70 hal. : ilus. ; 30 cm. NONE http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png
institution Institut Seni Indonesia Yogyakarta
collection Perpustakaan Yogyakarta
language Indonesian
topic Seni Kaligrafi
Seni Lukis Kaligrafi Kontemporer
SENI LUKIS
NONE
spellingShingle Seni Kaligrafi
Seni Lukis Kaligrafi Kontemporer
SENI LUKIS
NONE
HUSNI, Adril
Seni Lukis Kaligrafi Kontemporer Karya Arahmaiani Analisis Wacana Kritis
description Penggunaan elemen-elemen seni lukis dalam seni kaligrafi, dianggap telah memberi semacam jalan baru perkembangan seni kaligrafi yang terus berkembang hingga membawa seni lukis kaligrafi pada wilayah seni kontemporer. Munculnya anggapan bahwa seni lukis kaligrafi kontemporer dalam praktiknya, dinilai tidak lagi patuh terhadap pakem-pakem seni kaligrafi sebelumnya. Corak maupun pola hias huruf dan ornamen geometrik yang bisa digeneralisasi dalam seni kaligrafi murni sebagai bentuk dari keindahan karya tersebut, tidak lagi dilihat sebagai syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam praktik kerja seni lukis kaligrafi kontemporer. Artinya, seni lukis kaligrafi kontemporer menawarkan nilai estetika baru yang cenderung lebih bersifat terbuka dan mencair. Nilai estetika inilah menjadi konstruksi lahirnya wacana kontemporer pada seni kaligrafi, karena telah meleburkan batasan-batasan seni kaligrafi sebelumnya. Bagaimana nilai estetika mengkonstruksi wacana kontemporer pada seni lukis kaligrafi menjadi fokus kajian dalam penelitian ini, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus. Penelitian ini akan dianalisis menggunakan perspektif Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. Van Dijk. Analisis ini digunakan untuk melihat gagasan sebagai nilai estetika dari kerja seni Arahmaini sebagai narasumber, diaplikasikan dalam karyanya. Secara keseluruhan, karya Arahmaiani berakar pada nilai cinta kasih yang menempatkan nilai budaya Nusantara sebagai pendekatannya, dan terstruktur sebagai pertentangan yang kemudian menjadi epistimologi, untuk membongkar segala macam bentuk ketimpangan. Gugatan dan nilai budaya tersebutlah menjadi konstruksi wacana kontemporer pada seni lukis kaligrafi. Sebab, selaras dengan sifat maupun cara kerja seni kontemporer itu sendiri.
format Tugas Akhir
author HUSNI, Adril
author_facet HUSNI, Adril
author_sort HUSNI, Adril
title Seni Lukis Kaligrafi Kontemporer Karya Arahmaiani Analisis Wacana Kritis
title_short Seni Lukis Kaligrafi Kontemporer Karya Arahmaiani Analisis Wacana Kritis
title_full Seni Lukis Kaligrafi Kontemporer Karya Arahmaiani Analisis Wacana Kritis
title_fullStr Seni Lukis Kaligrafi Kontemporer Karya Arahmaiani Analisis Wacana Kritis
title_full_unstemmed Seni Lukis Kaligrafi Kontemporer Karya Arahmaiani Analisis Wacana Kritis
title_sort seni lukis kaligrafi kontemporer karya arahmaiani analisis wacana kritis
publisher PPS ISI Yogyakarta
publishDate 2021
url http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45630
_version_ 1741202251661180928