Penerapan Bhava Bharata Muni Sebagai Elemen Dekorasi Tas Kulit Wanita

Bhava dalam konteks ini yang mengacu kepada kitab Natyasastra karya Bharata Muni adalah membahas soal rasa atau emosi yang diterapkan pada sebuah karya seni pertunjukan. Dalam kitab tersebut menyebutkan bahwa bhava mengacu kepada emosi yang diungkapkan dalam ritme gerak, raut muka dan lain sebagainy...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: ISNAINI, Oktarina
Format: Tugas Akhir
Language:Indonesian
Published: Jur. Kriya Seni FSR ISI Yk. 2021
Subjects:
Online Access:http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45706
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
PINJAM
id isilib-45706
record_format oai_dc
spelling isilib-457062022-03-10T09:16:04Z Penerapan Bhava Bharata Muni Sebagai Elemen Dekorasi Tas Kulit Wanita ISNAINI, Oktarina bharata muni dekorasi tas Jur. Kriya Seni FSR ISI Yk. 2021 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45706 KKL/Isn/p/2021 Bhava dalam konteks ini yang mengacu kepada kitab Natyasastra karya Bharata Muni adalah membahas soal rasa atau emosi yang diterapkan pada sebuah karya seni pertunjukan. Dalam kitab tersebut menyebutkan bahwa bhava mengacu kepada emosi yang diungkapkan dalam ritme gerak, raut muka dan lain sebagainya. Jadi, menurut Bharata, semua karya seni (baik drama, lukisan, karya prosa maupun puisi) menampilkan sesuatu penggambaran yang mengekspresikan perasaan tertentu. Ada delapan jenis bhava yang biasanya ditampilkan seniman dalam drama, lukisan maupun prosa, dari delapan bhava yang penulis mengambil tiga sampel yang diterapkan pada penciptaan tugas akhir ini adalah sebagai berikut; Bhava Rati (rasa cinta), Bhava Bhaya (rasa takut) dan Bhava Jugupsa (rasa jijik). Metode pendekatan yang digunakan dalam penciptaan tugas akhir ini adalah estetika dari Djelantik, ergonomi dari Pheasant dan semiotika dari Pierce. Pemilihan tiga metode tersebut dipertimbangkan dari konsep yang diambil dan jenis karya yang akan dibuat, yaitu sebuah karya kriya yang bersifat fungsional berupa tas kulit yang diperuntukan kaum wanita. Dalam proses penciptaan ini menghasilkan tiga buah tas. Masing-masing dari karya tersebut memiliki bentuk dan motif yang berbeda satu sama lain. Tokoh Dewa Wisnu dan ornamen bunga lotus diangkat sebagai elemen yang mewakili bhava rati pada karya pertama, warna biru dan elemen otak mewakili bhava jugupsa (rasa jijik) pada karya kedua dan elemen tangan-tangan sedang menjuntai dengan kombinasi nuansa gelap mewakili bhava bhaya (rasa takut) pada karya ketiga. Yogyakarta xi, 48 hal.: ilus.; 30 cm NONE http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png
institution Institut Seni Indonesia Yogyakarta
collection Perpustakaan Yogyakarta
language Indonesian
topic bharata muni
dekorasi tas
NONE
spellingShingle bharata muni
dekorasi tas
NONE
ISNAINI, Oktarina
Penerapan Bhava Bharata Muni Sebagai Elemen Dekorasi Tas Kulit Wanita
description Bhava dalam konteks ini yang mengacu kepada kitab Natyasastra karya Bharata Muni adalah membahas soal rasa atau emosi yang diterapkan pada sebuah karya seni pertunjukan. Dalam kitab tersebut menyebutkan bahwa bhava mengacu kepada emosi yang diungkapkan dalam ritme gerak, raut muka dan lain sebagainya. Jadi, menurut Bharata, semua karya seni (baik drama, lukisan, karya prosa maupun puisi) menampilkan sesuatu penggambaran yang mengekspresikan perasaan tertentu. Ada delapan jenis bhava yang biasanya ditampilkan seniman dalam drama, lukisan maupun prosa, dari delapan bhava yang penulis mengambil tiga sampel yang diterapkan pada penciptaan tugas akhir ini adalah sebagai berikut; Bhava Rati (rasa cinta), Bhava Bhaya (rasa takut) dan Bhava Jugupsa (rasa jijik). Metode pendekatan yang digunakan dalam penciptaan tugas akhir ini adalah estetika dari Djelantik, ergonomi dari Pheasant dan semiotika dari Pierce. Pemilihan tiga metode tersebut dipertimbangkan dari konsep yang diambil dan jenis karya yang akan dibuat, yaitu sebuah karya kriya yang bersifat fungsional berupa tas kulit yang diperuntukan kaum wanita. Dalam proses penciptaan ini menghasilkan tiga buah tas. Masing-masing dari karya tersebut memiliki bentuk dan motif yang berbeda satu sama lain. Tokoh Dewa Wisnu dan ornamen bunga lotus diangkat sebagai elemen yang mewakili bhava rati pada karya pertama, warna biru dan elemen otak mewakili bhava jugupsa (rasa jijik) pada karya kedua dan elemen tangan-tangan sedang menjuntai dengan kombinasi nuansa gelap mewakili bhava bhaya (rasa takut) pada karya ketiga.
format Tugas Akhir
author ISNAINI, Oktarina
author_facet ISNAINI, Oktarina
author_sort ISNAINI, Oktarina
title Penerapan Bhava Bharata Muni Sebagai Elemen Dekorasi Tas Kulit Wanita
title_short Penerapan Bhava Bharata Muni Sebagai Elemen Dekorasi Tas Kulit Wanita
title_full Penerapan Bhava Bharata Muni Sebagai Elemen Dekorasi Tas Kulit Wanita
title_fullStr Penerapan Bhava Bharata Muni Sebagai Elemen Dekorasi Tas Kulit Wanita
title_full_unstemmed Penerapan Bhava Bharata Muni Sebagai Elemen Dekorasi Tas Kulit Wanita
title_sort penerapan bhava bharata muni sebagai elemen dekorasi tas kulit wanita
publisher Jur. Kriya Seni FSR ISI Yk.
publishDate 2021
url http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45706
_version_ 1741202265328320512