Gangguan Mental Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis
Di Indonesia, gangguan mental masih menjadi topik yang terpinggirkan. Stigma yang beredar tentang penderita gangguan mental menyebabkan penderita semakin sulit ditangani. Wanita penderita gangguan mental tercatat lebih banyak dari pria. Hal ini menginspirasi penulis untuk mempresentasikannya ke dala...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Tugas Akhir |
Language: | Indonesian |
Published: |
FSR ISI Yogyakarta
2021
|
Subjects: | |
Online Access: | http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45961 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
isilib-45961 |
---|---|
record_format |
oai_dc |
spelling |
isilib-459612022-05-19T11:23:38Z Gangguan Mental Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis HARTATI, Sisilia SENI LUKIS Gangguan Mental FSR ISI Yogyakarta 2021 id Tugas Akhir http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45961 SL/Har/g/2021 Di Indonesia, gangguan mental masih menjadi topik yang terpinggirkan. Stigma yang beredar tentang penderita gangguan mental menyebabkan penderita semakin sulit ditangani. Wanita penderita gangguan mental tercatat lebih banyak dari pria. Hal ini menginspirasi penulis untuk mempresentasikannya ke dalam lukisan menggunakan paham surealisme, simbol, majas, dan warna-warna pilihan sesuai makna yang ingin disampaikan sebagai sindiran terhadap realitas yang ada. Objek yang dipilih sebagian besar wanita dengan beberapa jenis ras yang berbeda. Karya yang disajikan merupakan hasil penulis yang memainkan peran sebagai penderita berbagai gangguan mental untuk menunjukkan keadaan batin yang dialami penderita. Yogyakarta xi, 54 hal.: ilus.; 30 cm NONE http://opac.isi.ac.id//images/default/image.png |
institution |
Institut Seni Indonesia Yogyakarta |
collection |
Perpustakaan Yogyakarta |
language |
Indonesian |
topic |
SENI LUKIS Gangguan Mental NONE |
spellingShingle |
SENI LUKIS Gangguan Mental NONE HARTATI, Sisilia Gangguan Mental Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis |
description |
Di Indonesia, gangguan mental masih menjadi topik yang terpinggirkan. Stigma yang beredar tentang penderita gangguan mental menyebabkan penderita semakin sulit ditangani. Wanita penderita gangguan mental tercatat lebih banyak dari pria. Hal ini menginspirasi penulis untuk mempresentasikannya ke dalam lukisan menggunakan paham surealisme, simbol, majas, dan warna-warna pilihan sesuai makna yang ingin disampaikan sebagai sindiran terhadap realitas yang ada. Objek yang dipilih sebagian besar wanita dengan beberapa jenis ras yang berbeda. Karya yang disajikan merupakan hasil penulis yang memainkan peran sebagai penderita berbagai gangguan mental untuk menunjukkan keadaan batin yang dialami penderita. |
format |
Tugas Akhir |
author |
HARTATI, Sisilia |
author_facet |
HARTATI, Sisilia |
author_sort |
HARTATI, Sisilia |
title |
Gangguan Mental Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis |
title_short |
Gangguan Mental Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis |
title_full |
Gangguan Mental Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis |
title_fullStr |
Gangguan Mental Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis |
title_full_unstemmed |
Gangguan Mental Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis |
title_sort |
gangguan mental sebagai ide penciptaan seni lukis |
publisher |
FSR ISI Yogyakarta |
publishDate |
2021 |
url |
http://opac.isi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=45961 |
_version_ |
1741202311445741568 |